PRA-PIALA ASIA U-23

Timnas U-23 tiba di Hanoi dengan penuh optimisme

Pesepak bola Timnas U-23 Indonesia Marinus Wanewar (atas) berebut bola dengan pesepak bola Bali United Haudi Abdillah (bawah) saat pertandingan uji coba di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (17/3/2019). Timnas U-23 Indonesia berhasil mengalahkan Bali United dengan skor 3-0.
Pesepak bola Timnas U-23 Indonesia Marinus Wanewar (atas) berebut bola dengan pesepak bola Bali United Haudi Abdillah (bawah) saat pertandingan uji coba di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (17/3/2019). Timnas U-23 Indonesia berhasil mengalahkan Bali United dengan skor 3-0. | Fikri Yusuf /Antara Foto

Tim nasional Indonesia U-23 telah tiba di Hanoi, Vietnam, pada Senin (18/3/2019) malam untuk menghadapi penyisihan Piala Asia (AFC) U-23 2020. Pelatih Indra Sjafri optimistis pasukan muda yang dibawanya telah siap untuk mencapai target lolos ke putaran final.

Pada babak penyisihan ini Garuda Muda tergabung dalam Grup K, bersama tuan rumah Vietnam, Thailand, dan Brunei Darussalam. Thailand akan menjadi lawan pertama pada Jumat (22/3), disusul Vietnam pada Minggu (24/3), dan ditutup dengan pertandingan melawan Brunei pada Selasa (26/3).

Semua pertandingan tersebut berlangsung di Stadion My Dinh, Hanoi. Juara grup dan empat runner up (peringkat kedua) terbaik dari 11 grup dipastikan mendapat tiket ke putaran final yang bakal berlangsung di Thailand pada 8-26 Januari 2020.

Jika Thailand, yang seharusnya otomatis lolos sebagai tuan rumah, menjadi juara grup atau salah satu runner up terbaik, satu tempat tersisa akan diberikan kepada peringkat kelima dalam daftar runner up terbaik.

Oleh karena itu, agar tak tergantung pada hasil pertandingan di grup-grup lain, pilihan terbaik untuk lolos ke putaran final adalah menjadi juara grup. Itulah target yang dipasang oleh Indra Sjafri.

"Soal target tentu kami ingin lolos ke putaran final, untuk itu kami akan berjuang keras dan maksimal di ajang ini," tegasnya dalam situs resmi PSSI.

Sejak turnamen dua tahunan ini diselenggarakan pada 2014--seharusnya 2013 tetapi kemudian mundur ke Januari 2014--timnas Indonesia belum pernah lolos ke putaran final. Pada edisi 2018, Garuda Muda tersingkir di babak penyisihan karena hanya menempati peringkat ketiga Grup H, di bawah Malaysia dan Thailand.

Untuk itu, Indra menyatakan telah memasukkan para pemain muda terbaik dalam skuat yang diyakininya bisa mencapai target tersebut. Ia menegaskan telah memantau para pemain sepanjang masa seleksi.

Semua pemain yang dipilih itu, klaim Indra, berada dalam kondisi fisik dan mental yang bagus untuk bisa mengeluarkan kemampuan terbaik mereka di penyisihan nanti

Sebagian besar pemain yang diboyongnya adalah anggota skuat yang berhasil menjuarai Piala AFF-U22 di Phnom Penh, Kamboja, pada 26 Februari 2019. Saat itu Indonesia menundukkan Thailand 2-1 di final.

Peraturan AFC menyatakan bahwa setiap tim hanya bisa mendaftarkan 23 pemain, tetapi Indra memutuskan membawa 24 pemain ke Vietnam.

"Kami putuskan membawa 24 pemain ke Vietnam. Nantinya saat match coordination meeting (MCM) kami serahkan 23 nama pemain yang akan berlaga di Kualifikasi Piala AFC U-23. Karena batas waktu pendaftaran pemain saat MCM pada 21 Maret nanti," jelas sang pelatih.

Indra tak mengatakan siapa pemain yang kemungkinan bakal dicoretnya. Ia hanya menyatakan butuh waktu lebih lama untuk melihat Ezra Walian. Penyerang yang kini bermain di klub Belanda RKC Waalwijk itu tak ikut dalam tim saat menjuarai Piala AFF U-22

Pengamat sepak bola Mohammad Kusnaeni, dalam wawancara dengan CNN Indonesia, memperkirakan pemain yang bakal dicoret adalah satu di antara dua penyerang, Ezra Walian atau Dimas Drajad.

Menurut Bung Kus--sapaan akrab sang pengamat--Indra masih kebingungan untuk memilih striker karena mereka sama bermanfaatnya untuk tim. Apalagi Ezra mencetak satu gol dalam uji coba terakhir melawan Bali United saat timnas menang 3-0 di Denpasar, Minggu (17/3).

Kemenangan pada uji coba terakhir itu juga menerbitkan optimisme. Garuda Muda belum pernah kalah sepanjang tahun ini, termasuk saat menjuarai Piala AFF U-22.

Untuk bisa mencapai target lolos ke putaran final itu, PSSI memutuskan mengirim Garuda Muda lebih awal ke Vietnam. Dengan demikian mereka punya lebih banyak waktu untuk beradaptasi dengan kondisi setempat.

Dikabarkan Fox Sports, Brunei akan datang pada Rabu (20/3) pukul 18.05 waktu setempat, disusul Thailand pada pukul 20.20.

24 pemain Indonesia yang dibawa ke Vietnam

Kiper:
Awan Setho Raharjo
Satria Tama
M Riyandi

Belakang:
Asnawi Mangkualam Bahar
Fredyan Wahyu
Rachmat Irianto
Nurhidayat Haji Haris
Andy Setyo Nugroho
Bagas Adi Nugroho
Firza Andika
Samuel Christianson

Tengah:
Kadek Agung
M Luthfi Kamal
Hanif Sjahbandi
Rafi Syarahil
Gian Zola
Sani Riski Fauzi
Witan Sulaiman
Saddil Ramdani
Egy Maulana Vikri
Osvaldo Haay

Depan:
Ezra Walian
Marinus Wanewar
Dimas Drajad

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR