Tri gol Aguero dan konsep main Pep yang mulai padu

Penyerang Manchester City Sergio "Kun" Aguero dipeluk kapten sekaligus rekan sesama Argentina Pablo Zayaleta usai mencetak tri gol di kandang Steaua Bucharest, Rumania,  Selasa (16/8/2016)
Penyerang Manchester City Sergio "Kun" Aguero dipeluk kapten sekaligus rekan sesama Argentina Pablo Zayaleta usai mencetak tri gol di kandang Steaua Bucharest, Rumania, Selasa (16/8/2016) | Andreea Alexandru/AP Photo

Manchester City meletakkan satu kaki di babak grup (babak utama) Liga Champions usai mencukur tuan rumah Steaua Bucharest 5-0 dalam pertemuan pertama playoff, Selasa waktu setempat (16/8/2016). Penyerang Sergio "Kun" Aguero menjadi bintang dengan mencetak tri gol.

Dengan lima gol di Arena Nationala, Bucharest, Rumania, City hampir tak terbendung untuk masuk babak grup karena pertemuan kedua pekan depan digelar di Stadion Etihad, Manchester, Inggris. City bisa masuk kotak apabila Steaua mencetak enam gol tanpa balas.

Hasil telak City ini tak pelak juga menggambarkan bagaimana konsep bermain di bawah asuhan manajer baru Pep Guardiola mulai berjalan. Bahkan ini baru laga resmi kedua Pep di City setelah akhir pekan kemarin (13/8) hanya unggul 2-1 atas Sunderland.

Tidak heran, manajer asal Spanyol itu menyambut gembira. "Skornya mengagumkan. Tapi saya sangat puas pada permainan kami," tukas Pep usai pertandingan diwartakan Associated Press.

Terlepas kualitas Steaua yang tak sepadan, permainan menyerang total ala City diwarnai pergerakan nan cair dan aliran operan dari segala arah. Tidak heran pertahanan Steaua terus digempur hingga mendapat 24 tembakan -- 12 tembakan di antaranya tepat menuju gawang dan lima menjadi gol.

Dua gelandang Kevin de Bruyne dan David Silva menjadi mesin utama serangan City. Silva juga kerap mengisi ruang kosong ketika bola sedang berada di area sayap. Golnya pada menit 13 adalah bukti.

Ketika Raheem Sterling tengah menekan bek sayap Steaua sekaligus memancing perhatian, Silva justru mendapat ruang kosong untuk menyambut operan silang dari pemain Inggris itu.

Bersama De Bruyne, Silva mengeksplorasi seluruh zona; baik lapangan tengah maupun sayap. Dan gol ketiga City pada menit 49 juga lahir dari proses yang hampir sama.

De Bruyne bergerak melebar ke sayap, kemudian masuk kembali ke tengah untuk mengoper bola terobosan kepada Nolito sehingga pemain baru dari Spanyol ini mampu mencetak gol pertamanya untuk City. Squawka menyebut Nolito juga memainkan gerakan seperti De Bruyne sepanjang laga.

Untuk diketahui, seperti dilaporkan jurnalis UEFA Paul-Daniel Zaharia, Steaua sebenarnya mengusung formasi menyerang. Bahkan pelatih Laurentiu Reghecampf menurunkan empat pemain ofensif dalam susunan kesebelasan awal.

Tapi hal itu tak berdaya guna di hadapan City. "Jelas terlihat dari susunan pemainnya, City punya kualitas serangan...," ujar Zaharia.

Larang Aguero ambil penalti

Aguero memang mencetak tri gol, tapi seharusnya dia bisa menyumbang lima gol. Sebelum mencetak tri gol, pemain asal Argentina itu dua kali gagal menyarangkan bola dalam 20 menit pertama --seluruhnya dari titik penalti.

Namun bila tembakan dari titik 12 yards (10,9 meter) gagal, Aguero justru berhasil mencetak gol pertama dari titik lebih jauh. "(Tendangan) dia lebih akurat dari jarak 18 yards...," ujar eks pemain Inggris, Gary Lineker lewat Twitter.

Tapi para punggawa City tak acuh pada kegagalan penalti Aguero. "Jika Anda mencetak tri gol, tak seorang pun peduli pada dua penalti," kata De Bruyne.

Apapun, Aguero memang andalan lini depan City. Tambahan tri gol membuat pemain berusia 28 ini telah mencetak sembilan gol dalam sembilan pertandingan terakhir.

Tri gol Aguero juga edisi kedelapan selama memperkuat City. Adapun kemenangan 5-0 adalah hasil terbesar City dalam partai tandang di Eropa.

Namun jangan kira skor besar itu adalah buah kesempurnaan permainan. City bermain sangat baik, tapi masih punya celah untuk diperbaiki. Ini memang baru permulaan.

Ini memang baru permulaan karena baru laga resmi kedua di bawah asuhan manajer baru. Beberapa catatan yang perlu diperbaiki City misalnya; umpan tidak menemui sasaran atau para pemain tidak berada di posisi seharusnya.

Ke mana Joe Hart?

Sementara kiper Inggris Joe Hart kembali menjadi cadangan karena Pep memilih Wilfredo "Willy" Caballero sebagai kiper utama seperti saat melawan Sunderland. Para jurnalis sempat menanyakan apakah Hart bukan lagi kiper utama City.

Namun Pep enggan menjawab dengan gamblang dalam jumpa pers pra-laga melawan Steaua. "Joe pemain bagus dan berlatih dengan baik. Tak ada masalah dengan dia."

Sky Sports memberitakan pemain berusia 29 itu bakal dilepas City. Apalagi Pep berniat mengambil Claudio Bravo dari Barcelona dan konon sedang melakukan negosiasi.

Lalu ke mana tujuan Hart selanjutnya? "Ada kabar Sevilla tertarik merekrutnya, tapi saya pikir dia akan tetap berada di Liga Primer dan mungkin memperkuat Everton," ujar jurnalis Sky Sports Vinny O'Connor yang mengutip seorang sumber.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR