LA LIGA SPANYOL

Walau menang, Barcelona keluhkan buruknya lapangan Valladolid

Dembele tengah merayakan golnya ke gawang Valladolid dalam pertandingan pekan kedua La Liga Spanyol,  di Stadion Jose Zorrilla, Valladolid, Spanyol, Minggu (26/8/2018). Barcelona mengeluhkan buruknya lapangan stadion.
Dembele tengah merayakan golnya ke gawang Valladolid dalam pertandingan pekan kedua La Liga Spanyol, di Stadion Jose Zorrilla, Valladolid, Spanyol, Minggu (26/8/2018). Barcelona mengeluhkan buruknya lapangan stadion. | Nacho Gallego /EPA-EFE

Usaha Barcelona untuk mempertahankan titel juara La Liga Spanyol masih berada di jalur positif. Dari dua laga awal musim yang telah dijalani, Klub Catalan itu mencatat kemenangan. Meski demikian, capaian tersebut tak diraih dengan mudah, khususnya di pertandingan kedua.

Menjalani laga tandang ke markas Real Valladolid di Stadion Jose Zorrilla, Valladolid, Spanyol, Minggu (26/8/2018), Lionel Messi dkk. dibuat kesulitan. Mereka memang menang 1-0, lewat gol yang dibuat Ousmane Dembele pada menit ke-57.

Namun, bila tak ada Video Assistant Referee (VAR), bukan tidak mungkin anak asuh Ernesto Valverde pulang membawa satu poin saja. Pasalnya, kala pertandingan memasuki menit 90+2, gol Gontan Gallardo (Keko) dianulir wasit Ricardo de Burgos Bengoetxea.

Padahal, saat itu, Keko sudah sangat yakin proses golnya tersebut bersih. Dia pun merayakan golnya dengan membuka kaus. Sayangnya, VAR menggagalkan itu, karena Koke dianggap offside. Dan, pelatih Valladolid, Sergio Gonzalez, menyesali putusan wasit tersebut.

"Saya frustrasi. Saya pikir bahwa dalam perhitungan secara keseluruhan, kami layak mendapat poin," ucap Sergio dalam Marca. "Tim sudah melakukan banyak hal dengan baik (dalam pertandingan)."

Sergio pantas frustrasi. Pasalnya, bila gol Koke tadi tak dianulir, maka timnya mampu meraih satu poin, sebuah modal berharga bagi tim yang musim lalu menjalani kompetisi di Segunda Division, liga sepak bola kasta kedua di Spanyol.

"Kami telah kembali bersaing dan menjadi tim yang kuat. Tim bukannya bermain buruk, kami telah tumbuh dan percaya pada diri kami sendiri," ucap Sergio.

Apa yang diucapkan Sergio tidak salah. Barcelona boleh saja digdaya dengan catatan statistiknya dalam pertandingan tersebut. BBC mencatat, Barcelona memenangi penguasaan bola hingga 64 persen, dengan 10 tembakan dan lima yang tepat sasaran.

Sedangkan Valladolid, dari 36 persen penguasaan bola, mereka mampu membuat tujuh peluang dengan empat yang tepat sasaran. Mayoritas peluang didapat pada 30 menit terakhir, termasuk gol yang dianulir.

Blaugrana memang menang, tetapi ada sedikit satu catatan minor terselip di sana. Untuk pertama kali dalam dua tahun terakhir, Barcelona hanya mampu mencetak satu gol dalam laga tandang di La Liga.

Terakhir kali Barcelona hanya menang dengan angka 1-0 di kandang lawan terjadi pada 28 Agustus 2016, saat bersua Atletico Bilbao di San Mames, Bilbo, Spanyol.

Wakil Kapten Barcelona, Sergio Busquets, punya pembelaan. Menurutnya, kondisi lapangan di Stadion Jose Zorrilla buruk, bak di pantai.

"Dengan lapangan seperti itu, sangat sulit untuk bermain," katanya, seperti dilansir Sport English. "Sangat disayangkan bahwa liga terbaik di dunia dimainkan dalam kondisi seperti ini. Ada daerah yang lebih mirip pantai."

Yang membuat Busquets tidak habis pikir lagi, dengan kondisi lapangan seburuk itu, tak ada satu pun pihak Valladolid, maupun La Liga, yang memeriksa lapangan Jose Zorilla.

Jelas, menurut Busquets, kondisi ini berbahaya, bukan hanya bagi Barcelona, demikian pula dengan pemain lainnya, termasuk Valladolid sendiri. "Anda tidak dapat bermain di lapangan tersebut, meskipun itu bakal berlaku untuk kedua tim (yang bertanding)," ucapnya.

Pelatih Barcelona, Valverde, juga sepakat dengan yang diucapkan Busquets. Menurutnya, dengan lapangan tersebut, persentase pemain bakal cedera akan meningkat.

"Hasil ini memberi kami peluang lebih untuk memenangi liga. Namun, kami khawatir akan ada beberapa yang cedera dari kedua tim di tengah lapangan dengan kondisi demikian," ucap Valverde dalam laman resmi Barcelona.

Pada akhir pekan ini, bukan hanya Barcelona saja yang telah memainkan laga keduanya. Demikian juga dengan runner-up La Liga musim lalu, Atletico Madrid. Tim asuhan Diego Pablo Simeone itu juga memetik kemenangan tipis atas Rayo Vallecano, 1-0, lewat gol Antoine Griezmann menit ke 63.

Dengan hasil ini, Barcelona masih di pucuk klasemen dengan nilai enam. Sedangkan Atletico, duduk di posisi ketiga dengan perolehan poin empat. Di tengah kedua tim, ada Real Sociedad, yang juga memiliki poin empat.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR