ATLETIK

Zohri lolos ke Olimpiade 2020, pecahkan rekor Asia Tenggara

Lalu Muhammad Zohri dalam sesi latihan di Stadion Madya, komplek Gelora Bung Karno, Selasa (7/5/2019).
Lalu Muhammad Zohri dalam sesi latihan di Stadion Madya, komplek Gelora Bung Karno, Selasa (7/5/2019). | Muhammad Adimaja /Antara Foto

Lalu Muhammad Zohri menunjukkan bahwa dia pantas digadang sebagai masa depan atletik Indonesia. Setelah merebut medali emas sprint 100 m putra Kejuaraan Dunia U-20 IAAF dan perak Kejuaraan Atletik Asia 2019, kini ia memastikan tiket untuk tampil di Olimpiade Tokyo 2020.

Tiket itu didapatnya dengan mencatatkan waktu 10,03 detik pada Seiko Golden Grand Prix 2019 di Yanmar Stadium Nagai, Osaka, Jepang, Minggu (19/5). Ia finis ketiga di belakang mantan pemegang rekor dunia dari Amerika Serikat, Justin Gatlin, yang finis dalam 10,00 detik dan juara Asia 2019, Yoshihide Kiryu (10,01 detik).

Berlari di lintasan 9, sprinter berusia 18 tahun itu melewati batas waktu 10,05 detik yang ditetapkan IAAF pada nomor sprint 100 m putra untuk bisa tampil di Tokyo 2020. Selain itu, ia juga dipastikan tampil di Kejuaraan Dunia IAAF 2019 yang akan berlangsung 27 September-6 Oktober di Doha, Qatar.

Catatan waktu tersebut juga memecahkan rekor nasional dan Asia Tenggara, 10,13 detik, yang dicatat Zohri saat finis kedua di belakang Kiryu pada Kejuaraan Atletik Asia 2019 di Doha, Qatar, 22 April. Ia juga menjadi menjadi pelari Asia Tenggara pertama yang mencapai waktu di bawah 10,10 detik.

Dengan demikian, pemuda kelahiran Nusa Tenggara Barat (NTB) itu bakal menjadi pelari jarak dekat ketiga Indonesia yang tampil di Olimpiade. Ia mengikuti jejak Purnomo Muhammad Yudhi yang tampil di Olimpiade Los Angeles 1984 dan Mardi Lestari di Olimpiade Seoul 1988.

Purnomo, yang wafat pada 15 Februari 2019, dan Mardi berhasil berlari hingga semifinal pada Olimpiade yang mereka ikuti. Indonesia kini berharap Zohri bisa setidaknya selangkah lebih maju dari dua seniornya tersebut.

Dalam siaran pers Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Zohri berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantunya untuk terus menjadi pelari yang lebih baik.

"Saya bersyukur kepada Allah SWT. Masyarakat Indonesia atas doanya semua, khususnya PB Pasi, Pak Bob Hasan dan jajaran PB Pasi lainnya. Semuanya saya berterima kasih berkat doa dan Alhamdulillah prestasi terbaik,” kata lelaki kelahiran 1 Juli 2000 itu.

Ketua Umum Pengurus Besar PASI, Bob Hasan, memberi selamat atas keberhasilan Zohri tersebut. Namun ia menyatakan sempat menegur sang atlet karena tidak berhasil menembus waktu 10 detik yang telah dicanangkan.

"Padahal tinggal sekedipan mata saja," kata Bob, lalu menambahkan ia yakin Zohri bisa mencapai target tersebut pada kejuaraan yang bakal diikuti berikutnya.

Sebagai catatan, peraih medali perunggu pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Andre De Grasse dari Kanada, menorehkan waktu 9,91 detik. Jadi, jika Zohri ingin berbicara banyak pada tingkat Olimpiade, ia harus bisa setidaknya mendekati catatan waktu tersebut.

Eni Martodihardjo, pelatih atletik Indonesia yang membimbing Zohri, yakin anak asuhnya tersebut bisa menembus waktu 10 detik.

"Saya ingin ada sprinter Indonesia yang bisa lari di bawah 10 detik. Atlet Jepang saja bisa, padahal dari tinggi badannya sama Zohri tidak terlalu jauh. Kenapa kita enggak bisa?" kata Eni, yang pada April lalu dinobatkan sebagai Pelatih Atletik Terbaik oleh Asosiasi Atletik Asia.

Dalam dua tahun terakhir, perkembangan Zohri memang meningkat pesat. Terutama setelah ia merasakan tangan dingin Harry Marra, pria asal AS yang dipandang sebagai salah satu pelatih atletik terbaik di dunia.

Marra, menurut Zohri dalam wawancara dengan IAAF, bisa memperbaiki detail teknik saat berlari, terutama posisi start, yang jadi fokus perbaikan dalam pelatihan selama sebulan di California, AS, tahun lalu.

"Ia beradaptasi dengan baik," kata Marra.

Indonesia kini menanti apakah bakat dan kerja keras Zohri, yang diasah tangan dingin Eni dan Marra, bisa melesatkan sang sprinter mencapai rekor baru di kejuaraan yang lebih besar.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR