KECELAKAAN TRANSPORTASI

3 Penumpang KM Santika Nusantara ditemukan meninggal

Petugas memindahkan tiga jenazah korban kapal terbakar KM Santika Nusantara ke Surabaya dari Pulau Masalembo di Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (24/8/2019) dini hari WIB.
Petugas memindahkan tiga jenazah korban kapal terbakar KM Santika Nusantara ke Surabaya dari Pulau Masalembo di Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (24/8/2019) dini hari WIB. | PLP Tanjung Perak Surabaya /Antara Foto

Tiga orang penumpang ditemukan meninggal dunia dalam kebakaran Kapal Motor (KM) Santika Nusantara di perairan Pulau Masalembo, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Menurut masyarakat sekitar, masih ada satu penumpang lagi yang kehilangan nyawa dalam insiden pada Kamis (22/8/2019) malam itu.

Namun, hingga Sabtu (24/8) dini hari WIB, baru tiga jenazah yang ditemukan dan dibawa ke Pulau Masalembo sebelum dievakuasi ke Sumenep, lalu ke Surabaya. Menurut Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Masalembo, Taufik, seluruh jenazah dibawa ke daratan dengan perahu nelayan.

"Jenazah tiga korban meninggal itu ada di Puskesmas Masalembo. Dua sudah teridentifikasi berdasarkan kartu identitas yang ditemukan. Sedangkan satu jenazah lagi masih Mr. X," kata Taufik, Jumat (23/8) malam seperti dilansir Kumparan.

Menurut laporan Metro TV, Sabtu (23/8), dua korban meninggal yang sudah diketahui identitasnya adalah A warga Batu, Malang; dan BTS sebagai Mualim I KM Santika Nusantara.

Adapun satu korban meninggal menurut versi masyarakat diduga seorang balita. "Saya dapat kabar dari nelayan di lokasi, ada satu balita yang meninggal. Tapi jenazahnya belum ditemukan," kata warga Masalembo, Zainul.

Hingga hari ini, jumlah penumpang kapal yang terbakar dalam perjalanan dari Surabaya menuju Balikpapan itu belum juga terang. Manifes kapal menyebut jumlah penumpang adalah 111 orang yang terdiri dari 100 orang dewasa, enam anak, dan lima bayi, belum termasuk 51 orang awak kapal.

Dari evakuasi yang sudah tercatat kemarin, sedikitnya ada 143 penumpang. Antara lain mereka dievakuasi ke Surabaya sebanyak 23 orang dengan KM Spil Citra, 55 orang dengan KM Dharma Fery 7, dan 11 orang dengan KM Bintang Mutiara.

Sedangkan 50 orang lainnya diselamatkan ke Kantor Syahbandar Masalembo dan sebagian lainnya di Puskesmas Masalembo. Adapun data Posko Penanganan Kebakaran KM Santika Nusantara menyebutkan jumlah total penumpang yang sudah dievakuasi adalah 296 orang.

Sampai saat ini, tim penyelamat gabungan masih terus melakukan pencarian para penumpang. Tim terdiri dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Basarnas, Polair yang dibantu kapal-kapal milik nelayan.

KNKT bersiap

Di sisi lain, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menurunkan tim penyelidik untuk mengivestigasi penyebab kebakaran KM Santika Nusantara milik PT Jembatan Nusantara tersebut. Untuk sementara, tim KNKT sedang mengumpulkan data dengan mewawancari penumpang dan anak buah kapal (ABK).

Mereka menunggu sampai KM Santika Nusantara dinyatakan steril dan aman untuk dinaiki para penyelidik.

Sedangkan seorang penumpang selamat, Sujiman, kepada detikcom menceritakan dirinya melihat kepulan asap dari lantai dasar tempat kendaraan parkir. Menurut penumpang asal Kediri, Jawa Timur, itu para ABK sempat berusaha memadamkan api tapi gagal.

Lantaran para ABK tak mampu memadamkan api, para penumpang kemudian mengambil jaket pelampung dan naik sekoci. Sujiman bersama istri dan sejumlah penumpang yang tejun ke laut mengaku terapung selama 4 jam lebih sebelum diselamatkan oleh para nelayan.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR