PASAR SAHAM

6 Sektor seret pelemahan IHSG

6 Sektor seret pelemahan IHSG
6 Sektor seret pelemahan IHSG | Robotorial /beritagar.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masuk ke zona merah pada penutupan perdagangan sore ini Rabu (09/10/2019). Indeks turun ke zona merah 0,17 persen, atau 10,44 poin di level 6.029,16. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.047,79 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.017,36 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 482,64 ribu kali dengan nilai transaksi Rp7,72 triliun. Sebanyak 201 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 189 emiten melemah, dan 267 emiten tidak mengalami pergerakan.

Trinitan Metals and Minerals (Tbk) dengan mayoritas saham dimiliki oleh PT Trinitan Resourcetama Indonesia (74,24%) membukukan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan Rabu (09/10). Emiten bersandi PURE tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat di level Rp450 (50 persen) per saham.

Metropolitan Kentjana (Tbk) (MKPI) yang 47,44 persen saham dikuasai oleh PT Karuna Paramita propertindo ini memimpin pelemahan saham (top loser) Rabu (09/10), setelah ditutup sebesar -19,27 persen pada level Rp13.300 per saham, dimana sebelumnya ditutup Rp16.475 per unit.

Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 43,63 ribu kali, dengan volume 354,68 juta saham.

Pelemahan indeks dipengaruhi oleh 6 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Industri Konsumsi mencapai -1,07 persen (-23,05 poin), disusul sektor Manufaktur sebesar -0,84 persen (-11,77 poin), dan saham-saham di sektor Aneka Industri sebesar -0,94 persen (-10,64 poin).

Sedangkan sektor saham yang menguat, di antaranya Pertanian, mencapai 1,67 persen (22,59 poin). Berikutnya adalah sektor Manufaktur sebesar 0,92 persen (14,47 poin), lalu saham di sektor Infrastruktur yang meningkat hingga 0,60 persen (7,16 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp2,03 triliun, terutama pada saham Trada Alam Minera (Tbk) (TRAM), Pakuwon Jati (Tbk) (PWON), dan Timah (Tbk) (TINS).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2 triliun, khususnya pada saham Smartfren Telecom (Tbk) (FREN), Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI), dan Rimo International Lestari Tbk (RIMO).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR