PASAR SAHAM

8 Sektor seret pelemahan IHSG hari ini

8 Sektor seret pelemahan IHSG hari ini
8 Sektor seret pelemahan IHSG hari ini | Robotorial /beritagar.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun pada akhir perdagangan sore ini Selasa (13/08/2019). Indeks turun ke zona merah 0,63 persen, atau 39,63 poin di level 6.210,96. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.251,31 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.198,07 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 456,90 ribu kali dengan nilai transaksi Rp8,45 triliun. Sebanyak 152 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 260 emiten melemah, dan 239 emiten tidak mengalami pergerakan.

Bank Artos Indonesia (Tbk) dengan mayoritas saham dimiliki oleh William Arto Hardy (12,0%) membukukan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan Selasa (13/08). Emiten bersandi ARTO tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat 24,32 persen pada level Rp276 per saham, dari Rp222 per unit pada penutupan Senin (12/08/2019).

Bima Sakti Pertiwi (Tbk) (PAMG) yang 8,48 persen saham dikuasai oleh Hendra Brata ini memimpin pelemahan saham (top loser) hari ini, setelah ditutup sebesar -24,88 persen pada level Rp320 per saham, dimana Senin (12/08) ditutup Rp426 per unit.

Media Nusantara Citra (Tbk) (MNCN) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 13,43 ribu kali, dengan volume 19,33 juta saham.

Pelemahan indeks dipengaruhi oleh 8 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Industri Konsumsi mencapai -1,26 persen (-29,83 poin), disusul sektor Manufaktur sebesar -1,50 persen (-22,43 poin), dan saham-saham di sektor Industri Dasar sebesar -2,29 persen (-19,08 poin).

Sedangkan sektor saham yang menguat, di antaranya Pertanian, mencapai 2,99 persen (41,05 poin). Berikutnya adalah sektor Perdagangan sebesar 0,06 persen (0,47 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp3,14 triliun, terutama pada saham Barito Pacific (Tbk) (BRPT), Jaya Real Property (Tbk) (JRPT), dan Lippo Karawaci (Tbk) (LPKR).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,10 triliun, khususnya pada saham Hotel Mandarine Regency (Tbk) (HOME), Bumi Resources (Tbk) (BUMI), dan Telekomunikasi Indonesia (Persero) (Tbk) (TLKM).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR