Ada transaksi mencurigakan di rekening Capim KPK

Ketua Pansel Pimpinan KPK Destry Damayanti (tengah) bersama empat anggota Pansel Natalia Subagyo (kiri), Yenti Garnasih (kedua kiri), Supra Wimbarti (kedua kanan) dan Diani Sadiawati (kanan) memberikan keterangan pers di sela proses seleksi tahap ketiga atau profile assessment calon Pimpinan KPK di Jakarta, Senin (27/7/2015)
Ketua Pansel Pimpinan KPK Destry Damayanti (tengah) bersama empat anggota Pansel Natalia Subagyo (kiri), Yenti Garnasih (kedua kiri), Supra Wimbarti (kedua kanan) dan Diani Sadiawati (kanan) memberikan keterangan pers di sela proses seleksi tahap ketiga atau profile assessment calon Pimpinan KPK di Jakarta, Senin (27/7/2015) | M Agung Rajasa /ANTARA FOTO

Panitia Seleksi calon pimpinan KPK mengumumkan 19 dari 48 orang yang dinyatakan lolos seleksi tahap empat. Tempo.co menulis, empat dari 19 orang itu adalah perempuan. Dari 19 nama ini, menurut Ketua Panitia Seleksi Destry Damayanti, panitia akan menjaring lagi 8 nama untuk diserahkan ke Presiden Joko Widodo.
Berikut 19 nama-nama calon pimpinan KPK yang lolos 19 besar:
1. Ade Maman Suherman, Ketua Lembaga penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Jenderal Soedirman
2. Agus Raharjo, Mantan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
3. Alexander Marwatta, Hakim Adhoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta
4. Basaria Panjaitan, Brigjen Polisi, Polri
5. Budi Santoso, Komisioner Ombudsman
6. Chesna Fizetty Anwar, Direktur Kepatuhan Standard Chartered Bank
7. Firmansyah TF Satya, Pendiri dan Direktur Intercapita Advisory, Konsultan Strategic and Bussines, Invesment Banking, Audit and Governance, Risk Manajemen
8. Giri Suprapdiono, Direktur Gratifikasi KPK
9. Hendardji Supandji, Mayejn TNI Purnawirawan
10. Jimly Assdiddiqie, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
11. Johan Budi Sapto Pribowo, Pelaksana Tugas Wakil Ketua KPK
12. Laode Muhamad Syarif, Lektor Fakultas Hukum Uvinersitas Hasanudin
13. Moh. Gudono, Ketua Komite Audit UGM
14. Nina Nurlina Pramono, Direktur Eksekutif Pertamina Foundation
15. Saut Situmorang, Staf Ahli Kepala Badan Intelijen Negara
16. Sri Harijati, Direktur Perdata Jam Datun Kejaksaan Agung
17, Sujanarko, Direktur Direktorat Pembinaan Jaringan Kerjasama AntarKomisi dan Instansi KPK
18. Surya Chandra, Pengacara Publik, Dosen Unika Atmajaya
19. Yontje Mende, Kapolda Papua

Destry mengakui tugas panitia seleksi semakin berat. Sebab, kualitas calon semakin baik sehingga tidak mudah menentukan mana yang lolos atau tidak. "Kami mempunyai satu tools menilai kelulusan capim," kata, Rabu (12/8/2015) di Jakarta.

Juru bicara Panitia Seleksi Capim KPK, Betty Alisjahbana, seperti ditulis kompas.com, mengatakan dari 19 orang itu ada yang memiliki transaksi mencurigakan dalam rekening mereka."Kami memang punya laporan yang kurang baik tapi tidak cukup waktu untuk memverifikasinya. Sehingga, masih kita loloskan. Nanti akan diverifikasi saat tes berikutnya," kata Betty di Kantor Sekretariat Negara, Rabu (12/8/2015).

Laporan mencurigakan itu diperoleh dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Namun Betty enggan mengungkapkan berapa banyak pemilik transaksi mencurigakan. "Yang jelas dari yang tercatat itu ada yang dalam (transaksi) jumlah besar ada juga yang tunai," ujarnya.

Menurut Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik, Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Hendri, seperti ditulis bisnis.com, dari 19 orang itu setidaknya ada 6 calon yang bermasalah.
Beberapa masalah yang menyertai calon pimpinan KPK tersebut, antara lain adanya kandidat yang mendorong bawahannya menyalahgunakan kewenangan disertai imbalan, ada pula yang memiliki ijazah dari perguruan tinggi yang diragukan integritasnya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR