Ahok ingin jalur TransJakarta sampai Bekasi dan Tangerang

Ahok saat diwawancarai di kantornya, Agustus 2015 lalu,
Ahok saat diwawancarai di kantornya, Agustus 2015 lalu, | Frannoto /Tempo

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama ingin TransJakarta merambah hingga Bekasi dan Tangerang. Ide ini ia usulkan agar warga di kedua kota penyangga itu bisa langsung naik bus Transjakarta ke Jakarta tanpa harus menumpang Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB).

Dengan adanya TransJakarta di dua daerah itu, maka pengguna hanya merogoh kocek sekali saja untuk naik busway, sebesar Rp3.500. Selama ini, jika memakai APTB, maka pengguna harus membayar dua kali dengan harga bervariasi.

"Kalau mereka itu mesti naik APTB terus nyambung Transjakarta kan bayarnya dobel," kata Basuki di Balai Kota, Jumat (20/11), seperti dikutip BeritaJakarta.com. Jika usul ini berhasil direalisasikan, maka dengan naik TransJakarta dari Tangerang atau Bekasi, maka pengguna hanya perlu membayar Rp3.500.

Tapi masalahnya, menurut Gubernur yang biasa disapa Ahok itu, untuk membangun jalur busway Transjakarta ke Bekasi dan Tangerang, butuh anggaran yang cukup besar. Dengan beban satu armada TransJakarta hingga 30 ton, maka perlu jalanan yang di-beton.

Sepengetahuan Ahok, seperti dikutip Beritasatu.com, dua daerah ini tidak memiliki anggaran sebesar Provinsi DKI Jakarta. Maka, Pemerintah DKI Jakarta bersedia memberikan dana hibah kepada Pemerintah Kota Tangerang dan Bekasi untuk membangun jalur busway.

"Nah, kami yang kasih dia uang, sehingga akan menolong orang yang tinggal di Bekasi dan Tangerang ke Jakarta menikmati naik bus yang sama dengan bayar satu kali," kata dia.

Selain itu Ahok juga ingin agar Transjabodetabek, yang biasa dikenal dengan APTB, bergabung dalam naungan manajemen PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Dengan bergabungnya Transjabodetabek ke TransJakarta, maka nanti mereka akan dibayar rupiah per kilometer.

Tapi Pemprov DKI Jakarta belum menemukan formula penghitungan tarif dari LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah). "Karena kalau ke luar kota kan lebih nggak macet. Jalur itu nggak macet, ya bayarannya beda dong. Nah itu yang mesti dihitung," ujar dia.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah menyatakan, dengan pengelolaan oleh PT Transjakarta, rute yang dioperasikan oleh Transjabodetabek akan dibalik menjadi dari dalam kota Jakarta ke luar kota Jakarta.

"Sekarang kami balik, dari dalam, kami ekspansi ke luar," ujar Andri seperti dikutip Tempo.co.

Menurut Direktur Utama PPD Pande Putu Yasa, Transjabodetabek kini punya 78 unit armada yang beroperasi di empat rute. Yakni Ciputat-Blok M, Depok-Grogol, Harapan Indah Bekasi-Pasar Baru, dan Poris Plawad Tangerang-Kemayoran.

Dalam sehari, satu bus Transjabodetabek bisa mengangkut 121 penumpang.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR