Aksi #Bersih4 turut bergema di media sosial

Salah seorang demonstran #Bersih4, memakai topeng ala Guy Fawkes.
Salah seorang demonstran #Bersih4, memakai topeng ala Guy Fawkes. | FAZRY ISMAIL /EPA

Aksi menggoyang Perdana Menteri Malaysia Najib Razak turut bergaung di linimasa Twitter. Tagar #Bersih4 --seperti juga nama aksi ini-- jadi populer.

Topsy mencatat #Bersih4 melewati angka 250 ribu kicauan selama sepekan terakhir, Senin (31/8). Momen terbaiknya terjadi pada puncak aksi demonstrasi, Sabtu (29/8). Pada hari itu, #Bersih4 nyaris mendekati angka 150 ribu kicauan.

Penelusuran Topsy pun menunjukkan, tagar #Bersih4 sudah dikicaukan sejak Juli 2011. Hal itu seolah menguatkan pernyataan bahwa kekecewaan terhadap pemerintahan Najib, telah eksis selama beberapa tahun terakhir.

Di linimasa Twitter, ada sejumlah akun penting di seputar aksi #Bersih4. Paling layak diperhatikan adalah Bersih 2.0 (@Bersih2), yang dipercaya sebagai akun milik Gabungan Pilihan Raya Bersih dan Adil (BERSIH).

Mereka adalah kelompok koalisi yang menjadi oposisi bagi pemerintahan Najib dan mengorganisir demonstrasi ini. Bagi BERSIH, ini merupakan aksi keempat yang mereka organisir dan diharapkan menjadi yang terbesar.

Hingga artikel ini ditulis, @Bersih2 telah memiliki lebih dari 64 ribu pengikut. Aktivitas mereka juga bisa dilihat di blog Bersih.org, dan akun Facebook BERSIH 2.0.

Ada juga akun @GlobalBersih, yang banyak berbagi dukungan warga Malaysia di luar negeri terhadap #Bersih4. The Malaysian Insider melaporkan, keriuhan #Bersih4 tidak hanya terjadi di Malaysia. Gerakan ini juga merentang dari Perth (Australia), Bali (Indonesia), hingga Seattle (Amerika Serikat). Ada demontsran #Bersih4, baik dalam kelompok besar dan kecil atau sebagai individu di negara-negara itu.

Liputan6.com melaporkan, di Jakarta, Indonesia aksi #Bersih4 setidaknya diikuti oleh 200-an orang warga Malaysia. Mereka menggelar aksinya di depan Liquid Exchange Episentrum, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8).

#Bersih4 di linimasa Twitter, melewati angka 250 ribu kicauan dalam sepekan terakhr. Lewat Topsy 31 Agustus 2015, pukul 6.00 WIB.
#Bersih4 di linimasa Twitter, melewati angka 250 ribu kicauan dalam sepekan terakhr. Lewat Topsy 31 Agustus 2015, pukul 6.00 WIB. | Istimewa /Topsy.com

Aksi #Bersih4 dipicu dugaan aliran dana sebesar RM2,6 miliar (sekitar Rp9,76 triliun), yang mengalir ke rekening Najib. Dana itu berasal dari 1 Malaysia Development Berhad (1MDB), lembaga dana investasi milik pemerintah yang berdiri sejak tahun 2009. Najib menjabat sebagai kepala dewan penasihat 1MDB.

Dilansir The Guardian, para menteri kabinet Najib mengatakan tak ada yang salah dengan dana itu. Mereka menyebutnya sebagai "sumbangan" dari orang-orang di Timur Tengah.

Adapun pada hari ini (31/8), Malaysia akan merayakan hari ulang tahun kemerdekaan yang ke-58 tahun. Najib Razak menyoroti aksi #Bersih4 dalam tulisan sambutannya untuk hari kemerdekaan. Ia menyebutnya sebagai aksi yang menunjukkan kemiskinan rasa kebangsaan, karena dilakukan berdekatan dengan perayaan hari kemerdekaan.

Seperti yang diunggah ke blog-nya, Najib menyebut "demonstrasi jalanan hanya mengganggu-gugat ketenteraman orang banyak dan hanya menyusahkan rakyat, karena ia tidak mencerminkan kematangan, bahkan bukanlah sebagai saluran yang betul untuk menyuarakan pandangan dalam sebuah negara berdemokrasi."

Di sisi lain, perlawanan terhadap Najib juga mendapat dukungan dari mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. "Untuk menghapus (menurunkan) dia (Najib), orang-orang harus menunjukkan kekuatan rakyat. Orang-orang secara keseluruhan tidak ingin seorang pemimpin yang korup," kata Mahathir, dihadapan sekitar 25 ribu peserta aksi, seperti dilansir Reuters, Minggu (30/8).

Reuters melaporkan, aksi ini tidak seperti yang terakhir kali terjadi pada tahun 2012. Kali ini dukungan tidak hanya datang dari partai yang teridentifikasi diisi oleh mayoritas etnis Melayu. Barisan demonstrasi juga diisi oleh etnis minoritas, India dan Cina.

Patut pula mencatat lima tuntutan dalam aksi dengan atribut kaos kuning itu: pemilihan umum yang bebas dan adil, pemerintah yang transparan, hak untuk berdemonstrasi, diperkuatnya sistem parlementer, serta diselamatkannya ekonomi nasional.

Berikut sejumlah kicauan bertagar #Bersih4 dari linimasa Twitter.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR