ATURAN LALU LINTAS

Anies resmi berlakukan perluasan ganjil-genap mulai besok Senin

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Halte Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (13/8/2019). Anies telah menandatangani Pergub perluasan aturan ganjil genap.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Halte Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (13/8/2019). Anies telah menandatangani Pergub perluasan aturan ganjil genap. | Aditya Pradana Putra /Antara Foto

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meneken peraturan gubernur (Pergub) tentang perluasan sistem ganjil-genap. Pergub itu merupakan perubahan Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, peraturan Gubernur sudah ditandatangani. "Saat ini dalam proses pengundangan," ujar Syafrin Liputo dalam konferensi pers di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Jumat (6/9/2019), seperti dikutip dari Kompas.com.

Perluasan ini akan berlaku mulai Senin 9 September 2019. Senin besok, pelanggaran akan langsung ditindak oleh polisi. Taksi online, tetap kena aturan ini.

Bagaimana jika melanggar aturan ini?

Menurut Syafrin, pelanggar akan dikenai sanksi sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. "Pelanggaran terhadap rambu lalu lintas itu dikenakan sanksi denda administrasi maksimal Rp 500 ribu," kata dia seperti dikutip dari detikcom.

Berbeda dengan rencana awal, perluasan ganjil-genap ini ada satu ruas yang batal diberlakukan. Yakni ruas Jl Salemba Raya. Syafrin menjelaskan, sesuai uji coba yang digelar pada 12 Agustus-6 September 2019, banyak yang bermasalah di ruas itu.

Kendaraan dari arah Jl Diponegoro yang melanggar ganjil genap karena satu arah. Jika tak sesuai pelat nomornya, mereka tak bisa putar balik karena Jl Diponegoro satu arah.

"Jalan Salemba Raya itu, penggal dari Simpang Imam Bonjol ke arah utara yang ke arah simpang Matraman-Salemba itu dibebaskan yang di depan (RS) Carolus," kata Syafrin kepada CNN Indonesia.

Pemerintah DKI Jakarta telah menguji coba perluasan rute jalan yang terkena sistem ganjil genap. Jika sebelumnya hanya 9 ruas jalan yang diberlakukan pengaturan ini, maka ditambah 16 ruas.

Ruas baru yang terkena sistem ganjil-genap ini tersebar di beberapa wilayah. Ada Jl Pintu Besar Selatan, Jl Gajah Mada, Jl Hayam Wuruk, Jl Majapahit, Jl Suryopranoto, Jl Balikpapan, Jl Kyai Caringin. Lalu ada Jl Salemba Raya, Jl Kramat Raya, Jl Senen Raya, dan Jl Gunung Sahari. Selain itu, ganjil genap juga bakal berlaku di Jl Sisingamangaraja , Jl Panglima Polim, Jl Fatmawati (dari Blok A hingga Jl TB Simatupang), Jl Tomang Raya, dan Jl Pramuka.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR