Apa beda tim transisi gubernur DKI dan presiden?

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kanan) dan calon Gubernur DKI Anies Baswedan (kiri) berjalan bersama usai melakukan pertemuan di Balai Kota, Jakarta, Kamis (20/4).
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kanan) dan calon Gubernur DKI Anies Baswedan (kiri) berjalan bersama usai melakukan pertemuan di Balai Kota, Jakarta, Kamis (20/4).
© Hafidz Mubarak A /ANTARA FOTO

Sekitar tujuh hari sebelum hari pencoblosan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berpesan kepada pasangan Anies dan Sandi. Kepada keduanya, Prabowo meminta agar segera menyiapkan Tim Transisi.

Namun Ahok menilai tim transisi gubernur DKI tidak diperlukan. Sebab ini bukan pemilihan presiden. Berbeda dengan presiden yang bisa mengganti menteri-menterinya, kata Ahok, gubernur tidak bisa begitu saja mengganti para pejabat yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS).

Pergantian pejabat di lingkungan pemerintah provinsi, kata Ahok, baru bisa dilakukan setelah enam bulan dilakukan pelantikan gubernur dan wakil gubernur yang baru.

Menurut Sandi, tim transisi itu bukan bertugas mencari pejabat-pejabat baru di lingkungan Pemprov DKI. Tim itu nantinya bertugas untuk mengondisikan program 100 hari Anies-Sandi agar berjalan dengan baik jika terpilih. Orang-orang yang ada di dalam tim tersebut dinilai mampu membantu mempercepat kerja Anies-Sandi di 100 hari pertama mereka.

Sandi mengaku, saat ini sudah ada dua orang yang menyatakan bergabung. Kedua orang itu adalah Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwaksana dan Fadjar Panjaitan. Triwaksana, anggota DPRD DKI Jakarta asal PKS dianggap mumpuni di bidang anggaran. Sedangkan Fadjar adalah mantan Sekda dan Plt Gubernur DKI. Fadjar dianggap mengetahui tentang pemerintahan, khususnya DKI.

Tim transisi, kata Sandi, nantinya akan bermarkas di kediaman mantan politikus PDIP, Boy Sadikin. "Kalau internal kita sudah minta Pak Boy Sadikin menyediakan rumahnya di Borobudur l," kata Sandi.

Untuk membicarakan proses peralihan itu, kemarin calon gubernur Anies Baswedan menemui Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pertemuan digelar sebelum Ahok menghadiri sidang dugaan penistaan agama yang menimpanya.

Dalam pertemuan itu keduanya membahas masalah APBD Perubahan DKI 20017.

Menurut Ahok, dirinya mengajak Anies dan tim anggarannya untuk ikut memantau proses penyusunannya. "Ini mesti disampaikan ke partai pendukungnya jangan sampai nanti deadlock," ujar Ahok seperti dilansir Kompas.com.

Selain berencana mengajak membahas anggaran, menurut Anies, pertemuan itu juga sebagai wujud rekonsiliasi keduanya pasca Pilkada. Rekonsiliasi sangat dibutuhkan mengingat warga Jakarta sempat terbelah lantaran mendukung masing-masing pasangan calon. "Kita harus jaga persatuan dan kesatuan. Ini menjadi sangat penting," ujar Anies.

Pembentukan tim transisi ini mengingatkan kita pada saat menjelang pergantian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Presiden Joko Widodo, 2014 lalu. Tim bentukan Jokowi-JK ini terdiri dari Rini M. Soemarno (Ketua), Hasto Kristianto, Andi Widjajanto, Akbar Faisal, dan Anies Baswedan.

Tim ini memiliki tiga tugas pokok untuk merancang strategi penjabaran visi misi, sembilan program aksi dan janji-janji dalam kampanye yang diusung presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Tugas-tugas pokok Tim Transisi di antaranya menjabarkan visi misi presiden dan wakil presiden terpilih dalam rencana dan program kebijakan serta mempersiapkan upaya mempercepat pelaksanaan Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar.

Kedua, Tim Transisi juga akan terlibat mempersiapkan hal strategis berkaitan dengan APBN 2015 dan berhubungan dengan pemerintah saat ini di bawah kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono.

Terakhir, Tim Transisi juga mempersiapkan konsep kelembagaan pemerintahan termasuk merancang arsitektur kabinet, sektor dan berbagai kebijakan.

Seperti kata Sandi, tim transisi gubernur DKI ini berbeda dengan tim transisi presiden.

x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.