Argot para koruptor, jahit baju santri murtad

Tersangka kasus suap proyek pembangunan Jalan di Ambon Damayanti Wisnu Putranti meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (11/5/2016).
Tersangka kasus suap proyek pembangunan Jalan di Ambon Damayanti Wisnu Putranti meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (11/5/2016). | Akbar Nugroho Gumay /Antara Foto

Pelaku tindak pidana korupsi selalu menyembunyikan operasinya dengan beragam cara, termasuk bahasa dan kode rahasia. Argot para koruptor dapat memuat jahitan baju, bermacam buah hingga santri, pengajian dan murtad.

Argot merupakan bahasa dan perbendaharaan kata yang bersifat rahasia dari suatu kelompok, biasanya di luar hukum. Pencopet, pencuri, perampok dan koruptor memiliki bahasa rahasia yang hanya dimengerti sesamanya.

Sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Rabu (8/6/2016), mengungkapkan adanya kode rahasia dari terdakwa Damayanti Wisnu Putranti yang menggunakan frasa baju jahit.

Dikutip Detikcom, Jaksa Penuntut Umum pada KPK Iskandar Murwanto mengatakan Damayanti menggunakan kode jahitan saat menerima suap dari Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama Abdul Khoir agar memuluskan proyek jalan di Maluku.

Damayanti mengatur pemberian uang Khoir yang diteruskan ke rekannya dari Fraksi Golkar, Budi Supriyanto. Istilah jahitan muncul ketika staf Damayanti, Dessy Ariyati Edwin, melaporkan telah menerima utusan Khoir. "Tadi sudah ketemu, bajunya udah pada bisa diambil jahitannya".

Lalu duit dari Abdul Khoir itu dibagi-bagi. Bagian untuk Budi Supriyanto sebesar SGD305 ribu, sedangkan sisanya yaitu SGD99 ribu dibagi tiga untuk Damayanti, Dessy, dan Julia.

Bahasa rahasia yang dipakai dalam praktik rasuah sebenarnya sudah terjadi ketika KPK mengungkapkan berbagai kasus.

Kasus suap proyek Wisma Atlet dengan terpidana Angelina Sondakh termasuk kaya bahasa rahasia. Mantan Direktur Pemasaran Grup Permai, Mindo Rosalina Manulang, mengungkapkan sandi dari Angelina dalam menjalankan operasi haram itu.

Rosa membeberkan istilah-istilah khusus yang muncul dalam pembicaraannya dengan Angelina Sondakh melalui Black Berry Messenger mulai dari apel malang, apel washington, semangka, hingga pelumas. Ada juga bos besar dan ketua besar.

Apel malang mengacu ke uang rupiah, apel washington sama dengan dolar, semangka adalah permintaan dana serta pelumas merupakan uang. Istilah itu, menurut Rosa sengaja diciptakan Angie agar tidak terlihat vulgar.

Penyamaran istilah juga terjadi dalam kasus korupsi pengadaan Quran di Kementerian Agama. Dalam kasus ini, mantan politikus Partai Golkar, Zulkarnaen Djabar, punya kode khusus mengatur proyek pengadaan Quran dan laboratorium komputer.

Sandi yang digunakan Zulkarnaen saat berbicara dengan para pejabat Kementerian Agama yang mengurusi kedua proyek antara lain santri, pengajian, dan murtad.

Santri merupakan orang yang akan dikenalkan Zulkarnaen mengurusi proyek dan mengikuti tender. Sedangkan pengajian adalah perintah agar memenangkan proyek. Zulkarnaen meminta panitia lelang tidak murtad, artinya tak memilih pemenang tender selain yang disorongkan Zulkarnaen.

Kasus suap proyek Quran juga memunculkan istilah kiai, ustaz, dan pesantren, diduga merupakan sandi bagi para penerima dana hasil proyek tersebut. Kiai merujuk pada para politikus di Senayan, ustaz untuk para pejabat di Kementerian Agama, sedangkan pesantren untuk partai politik.

Di kasus lain, argot pelaku suap APBD Kota Semarang, Jawa Tengah, memunculkan kata kopi coro. Istilah itu diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Semarang Akhmad Zainuri pada sidang 2 Juli 2012 di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Kopi coro alias kopi kecoak sering diidentikkan dengan sesuatu yang tidak enak. Dalam kasus ini, istilah kopi coro digunakan ketika uang yang diberikan tidak sesuai harapan karena nilainya terlalu sedikit.

Kasus suap di Semarang ini juga mengungkapkan istilah susu kaleng, nyam-nyam, dan luwak. Susu kaleng mengacu uang dalam hitungan miliar, sedangkan uang yang akan diberikan kepada anggota DPRD disebut nyam-nyam dan luwak adalah pihak yang meminta uang.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR