SOROTAN MEDIA

Baiq Nuril akan ajukan amnesti pekan depan

Terpidana kasus pelanggaran UU ITE Baiq Nuril (kiri) menjawab sejumlah pertanyaan wartawan usai menjalani sidang perdana pemeriksaan berkas memori PK di Pengadilan Negeri Mataram, NTB, Kamis (10/1/2019)
Terpidana kasus pelanggaran UU ITE Baiq Nuril (kiri) menjawab sejumlah pertanyaan wartawan usai menjalani sidang perdana pemeriksaan berkas memori PK di Pengadilan Negeri Mataram, NTB, Kamis (10/1/2019) | Dhimas B. Pratama /Antara Foto

Terpidana kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Baiq Nuril‎ Maknun, ‎melalui pengacaranya akan mengajukan amnesti ke Presiden Joko "Jokowi" Widodo pada pekan depan, Kamis atau Jumat, 11/12 Juli 2019.

Baiq Nuril menuliskan curahan hati untuk Presiden Jokowi, Sabtu (6/7/2019), memohon agar Jokowi memberikan amnesti setelah upaya peninjauan kembali (PK) ditolak Mahkamah Agung (MA). Ia menagih janji Jokowi untuk memberikan amnesti, sebagai harapan terakhirnya untuk bebas.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyatakan akan menunggu pengajuan amnesti dari pihak Baiq Nuril, sembari menolak mengomentari putusan MA. Kuasa hukum Baiq Nuril, Joko Jumadi, menyambut baik janji Presiden Jokowi tersebut.

Joko Jumadi juga menegaskan tidak akan meminta grasi kepada Presiden Jokowi. Ia mengungkapkan, jika meminta grasi ke Presiden sama artinya dengan mengakui bahwa kliennya bersalah. Lagipula, ancaman hukuman yang tersirat dalam putusan kasasinya di Mahkamah Agung di bawah dua tahun, tepatnya enam bulan penjara.

Ringkasan

  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) didesak untuk mengeluarkan amnesti sebagai langkah terakhir untuk membebaskan terpidana Baiq Nuril yang peninjauan kembali (PK)-nya ditolak Mahkamah Agung (MA).
  • MA menolak PK kasus penyebaran konten bermuatan asusila yang diajukan oleh Baiq Nuril sehingga dia mesti menjalani hukuman 6 bulan penjara dan denda Rp500 juta.
  • Kuasa hukum Baiq Nuril, Joko Jumadi menyambut baik Presiden Jokowi yang janji memberikan amnesti kepada Baiq Nuril. Ia akan terbang ke Jakarta dan mengajukan amnesti pada pekan depan, Jumat, 12 Juli 2019.
  • Joko Jumadi menambahkan, pihaknya juga akan mendatangi DPR untuk berkonsultasi dan meminta dukungan terhadap masalah hukum yang dihadapi Baiq Nuril. Joko berharap semoga DPR mendukung Baiq Nuril mengajukan amnesti.
  • Anggota Komisi III DPR, Arteria Dahlan, menilai MA telah gagal menjadikan lembaganya sebagai benteng terakhir para pencari keadilan. Putusan MA tersebut dinilainya mendeklarasikan Baiq Nuril sebagai pelaku kriminal, bukan korban.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh tribunnews.com dengan 13 pemberitaan, diikuti peringkat kedua liputan6.com dan antaranews.com dengan 5 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 00:00 hingga 16:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 11:00 WIB dengan total 7 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh liputan6.com dengan 309 interaksi, diikuti peringkat kedua detik.com dengan 285 interaksi. Selanjutnya tempo.co dengan 274 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook | Robotorial /https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR