PENERIMAAN CPNS

Batas akhir pendaftaran CPNS dan pemberkasan administrasi

Sejumlah pencari kerja mendaftar rekrutmen CPNS di stan Pemprov DKI Jakarta pada "UI Career & Scholarship Expo 2018" di Balairung Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Sabtu (22/9/2018).
Sejumlah pencari kerja mendaftar rekrutmen CPNS di stan Pemprov DKI Jakarta pada "UI Career & Scholarship Expo 2018" di Balairung Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Sabtu (22/9/2018). | Indrianto Eko Suwarso /Antara Foto

Batas pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil berakhir hari ini, Senin (15/10/2018) pada pukul 23.59 WIB. Penutupan ini dilakukan setelah sempat diperpanjang lima hari dari 10 Oktober 2018.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan mengatakan total pelamar yang telah mendaftar sebanyak 4.349.780 orang pada pada Minggu (14/10/2018) pukul 17.10 WIB.

Pelamar yang telah selesai mendaftar atau yang sudah mengirim berkas ada 3.213.015 orang. Jadi, ada lebih dari 1 juta orang belum menyelesaikan pemberkasan administrasi.

"BKN mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan proses sedini mungkin sebelum rebutan mengunggah dokumen," kata Ridwan melalui keterangan tertulisnya. "Jangan lupa juga pastikan sudah mengunggah serta mencetak kartu pendaftaran."

Pengumuman seleksi administrasi ini akan dilaksanakan pada 21 Oktober untuk kemudian dilanjutkan dengan pencetakkan nomor ujian secara online pada 21-25 Oktober 2018.

Pemerintah membuka pendaftaran bagi CPNS 2018 untuk 238.015 formasi, yang terdiri atas 51.271 formasi di instansi Pemerintah Pusat (76 K/L) dan 186.744 formasi untuk instansi Pemerintah Daerah (525 Pemda). Pendaftaran sudah dibuka sejak 26 September 2018.

Prioritas pengadaan CPNS 2018 meliputi tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta tenaga yang memiliki kualifikasi teknis di bidang infrastruktur.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin mengatakan, rekrutmen CPNS untuk mencari aparatur negara berkualitas dan regenerasi kepemimpinan dari yang tua kepada yang muda.

"Poin utamanya adalah mempersiapkan generasi muda untuk menggantikan generasi tua, yakni generasi yang adaptif dan siap menghadapi tantangan tugas di masa mendatang," ujar Syafruddin saat menjadi pembicara dalam Seminar Sespimti Polri, di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Senin (15/10/2018).

Syafruddin mengatakan, instansi pemerintah saat ini dipimpin oleh generasi baby boomer yang lahir pada tahun 1946-1964, dan generasi X yang lahir sekitar pada 1965-1980. Nantinya, tongkat kepemimpinan akan diestafetkan kepada generasi Y yang lahir sekitar tahun 1981-1993.

Regenerasi kepemimpinan, menurut Menteri Syafruddin, bukanlah hal yang mudah. Kualitas SDM ditentukan sejak proses rekrutmen. Kata Syafruddin, rekrutmen sebagai bagian awal dalam manajemen SDM pada lingkup internal.

Syafruddin menambahkan, sebagai bentuk komitmen untuk menyelenggarakan rekrutmen CPNS yang bersih, Kementerian PANRB menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Kepegawaian Negara, Kemendikbud, dan Polri. Rekrutmen yang bersih, ucap Syafruddin, akan menghasilkan kader bangsa yang siap menghadapi tantangan global.

Jumlah lowongan CPNS pada kementerian dan lembaga per 26 September 2018.
Jumlah lowongan CPNS pada kementerian dan lembaga per 26 September 2018. | Lokadata Beritagar.id /BKN
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR