KECELAKAAN TRANSPORTASI

Bayi selamat usai truk tanah timpa mobil, 4 meninggal

Seorang warga melihat bangkai mobil yang tak lagi berbentuk utuh usai  tertimpa badan truk di Karawaci, Tangerang, Banten, Kamis (1/8/2019).
Seorang warga melihat bangkai mobil yang tak lagi berbentuk utuh usai tertimpa badan truk di Karawaci, Tangerang, Banten, Kamis (1/8/2019). | Muhammad Iqbal /Antara Foto

Sebuah mobil Daihatsu Sigra ringsek parah setelah ditimpa truk bermuatan tanah liat di Karawaci, Tangerang, Banten, Kamis (1/8/2019) pagi WIB. Empat orang penumpang mobil meninggal, sementara seorang bayi selamat tanpa luka apapun.

Seluruh korban adalah penumpang mobil berwarna putih tersebut, tiga di antaranya memiliki ikatan keluarga. Masing-masing adalah E (45) warga Jalan Villa Taman Cibodas Blok M2/3 RT 05/11 Periuk, Kota Tangerang; W (22) warga Jalan Bayun 1 No 95 RT 03/14 Cibodas, Kota Tangerang, serta I (40) dan NS (24) warga Jalan Karet No 26 Kelurahan Cibodas Sari, Kota Tangerang.

Korban selamat adalah A (11 bulan), putri I. A merupakan penumpang pertama yang berhasil dievakuasi dari mobil saat masih tertindih badan truk dan tumpukan tanah liat.

Saksi mata bernama Ade dilansir Tribun Jakarta turut membantu evakuasi A. Ade mengatakan I mendekap tubuh A agar tidak tertimpa badan truk dan dalam kondisi terluka parah menyerahkan anaknya untuk diselamatkan.

Menurut Ade, I masih hidup pada sekitar pukul 06.00 WIB dan berulang kali meminta anaknya diselamatkan melalui jendela sebelah kiri mobil. "Posisi ibu itu ada paling kanan di belakang sopir. Itu ketimpa paling parah sama truk," ujar Ade.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim mengatakan A langsung dibawa ke Klinik Rani yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Setelah diperiksa kesehatannya, A langsung diambil sang ayah.

Kronologi kejadian

Peristiwa nahas ini terjadi di ruas Jalan Imam Bonjol, Tangerang, tak jauh dari Hotel Olive. Truk Hino bernopol B 9927 TYY bermuatan tanah liat melintas di depan klinik Rani dari arah Pinangsia menuju Tangerang.

Tiba-tiba truk kehilangan kendali dan oleng, kemudian terbalik menimpa mobil Daihatsu Sigra bernopol B 1932 COE yang saat bersamaan melintas dari arah Tangerang menuju Pinangsia atau berlawanan.

Kanit Lantas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Isa Anshori, menduga sopir truk mengantuk sehingga tak bisa mengendalikan kendaraannya.

"Menurut saksi mata, sebelum kejadian dump truck itu berjalan oleng dengan penuh muatan. Tiba-tiba, mungkin karena melakukan pengereman walau kecepatan rendah, terbalik menimpa Daihatsu Sigra," tutur Isa di lokasi kejadian.

Adapun sopir truk bernisial SEJ (39) sempat kabur setelah kejadian karena takut dikeroyok warga di lokasi. Ia kemudian menyerahkan diri ke Polres Tangerang Kota.

Lebih lanjut, Kapolres Metro Tangerang, Kombes Abdul Karim, mengatakan SEJ sudah menjadi tersangka. SEJ diduga lalai sehingga memicu kematian orang lain.

Kasat Lantas Kota Tangerang AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan truk itu oleng karena SEJ tak bisa mengendalikannya setelah as roda patah. "Kendaraan(truk tanah) sebenarnya enggak layak jalan, terus dipaksa jalan. Akibatnya as roda truk patah dan menabrak mobil," tutur Juang dalam Kompas.com.

Juang menambahkan, truk tanah itu sempat berhenti untuk menghindari razia polisi karena Jl Imam Bonjol sebenarnya terlarang untuk dilintasi truk besar pada pukul 05.00 - 21.00 WIB. Namun setelah dirasa aman, truk melaju lagi hingga ada insiden.

Kecelakaan yang melibatkan truk dan mobil hingga menyebabkan korban meninggal bukanlah insiden terbanyak hingga pertengahan 2019. Menurut data Korlantas Polri, sepeda motor adalah penyumbang terbesar angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya dengan jumlah 35.980 pada triwulan II 2019, menurun dari 36.358 pada periode triwulan I 2019.

Adapun truk ada di urutan ketiga atau setelah mobil dalam urusan penyumbang angka kecelakaan lalu lintas. Pada triwulan II 2019, ada 3.700 peristiwa atau turun dari 4.398 pada triwulan I 2019.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR