POLA KONSUMSI

Bekasi dan Papua masih menggunakan wesel pos

Benda pos primadona di Papua.
Benda pos primadona di Papua. | Lokadata /Lokadata

SOLUSI | Perkembangan teknologi dan informasi tak sepenuhnya menggusur penggunaan medium pos di Indonesia. Kabupaten Biak Numfor dan Bekasi mendominasi konsumsi wesel, materai, dan perangko.

Akses perbankan seperti, kepemilikan rekening hingga Anjungan Tunai Mandiri (ATM) masih menjadi kendala di Bekasi dan Papua untuk transfer uang. Dalam kondisi itu, wesel pos menjadi solusi.

Masyarakat rela merogoh kocek untuk mengirim wesel, meski dengan biaya tambahan. Misalnya untuk mengirim uang Rp200 ribu via wesel instan, biaya administrasinya mencapai Rp15 ribu.

Setahun terakhir, rata-rata pengeluaran masyarakat untuk penggunaan pos secara nasional mencapai Rp1.043 per orang. Bahkan sekitar 134 kabupaten/kota memiliki nilai konsumsi di atas rata-rata nasional. Antara Rp1.000 hingga Rp6.000 per tahun.

Di 10 kota/kabupaten dengan konsumsi benda pos tertinggi bisa 3-6 kali lipat dari rerata nasional. Misalnya, Kutai Timur, Kepulauan Anambas, dan Sungai Penuh.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR