SOROTAN MEDIA

Benarkah HTI penumpang gelap Prabowo-Sandi?

Ilustrasi: Prabowo Subianto menyapa pendukungnya saat kampanye pilpres.
Ilustrasi: Prabowo Subianto menyapa pendukungnya saat kampanye pilpres. | Aditya Pradana Putra/foc /ANTARA FOTO

Partai Amanat Nasional (PAN) meminta Gerindra mengungkap siapa penumpang gelap dalam gerbong Prabowo-Sandi dalam pilpres kemarin. Wasekjen PAN, Saleh Daulay menilai isu ini serius, mengingat penumpang gelap ini berencana membuat Indonesia chaos dan potensial mendatangkan bahaya bagi keutuhan bangsa, (12/8/2019).

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, meminta penumpang gelap untuk meninggalkan Gerindra. Dasco tak menyebut dengan jelas siapa yang dimaksud penumpang gelap itu.

Sedang Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arif Poyuono menyebut, penumpang gelap itu banyak dan terlihat jelas.

Ringkasan

  • Wasekjen PAN, Saleh Daulay menilai isu penumpang gelap yang diembuskan Gerindra tidak boleh dianggap remeh.
  • Sebab, para penumpang gelap itu ingin membuat kekacauan di Indonesia.
  • Dia menilai perlu diungkap siapa saja mereka, apa motifnya, siapa di belakangnya, dan bagaimana relasinya dengan Prabowo selama kampanye Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.
  • Karena itu, untuk kenyamanan bersama dan tidak menimbulkan kegelisahan yang berkelanjutan, Gerindra harus membongkar siapa penumpang gelap pada Pilpres 2019 kemarin.
  • Saleh juga enggan menyebut isu penumpang gelap itu dianggap hanya strategi Gerindra untuk merapat ke Jokowi.
  • Sufmi Dasco Ahmad menyebut penumpang gelap ini, menghasut Prabowo agar mengorbankan ulama dan emak-emak, setelah putusan MK.
  • Sedang Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arif Poyuono menyebut, para penumpang gelap adalah mereka yang kecewa, Prabowo dan Gerindra kini mesra dengan Jokowo dan PDI-P.
  • Penumpang gelap itu kan banyak, misalnya beberapa tokoh-tokoh HTI yang ikut dalam pemenangan Prabowo-Sandiaga.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh antaranews.com dengan 3 pemberitaan, diikuti peringkat kedua covesia.com dengan 2 pemberitaan. selanjutnya viva.co.id dengan 1 pemberitaan pada peringkat ketiga.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 05:00 hingga 12:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 11:00 WIB dengan total 5 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh kompas.com dengan 36 interaksi, diikuti peringkat kedua viva.co.id dengan 12 interaksi. Selanjutnya antaranews.com dengan 8 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook | Robotorial /https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR