OBITUARIUM

BJ Habibie meninggal dunia di RSPAD

Presiden ketiga BJ Habibie (kanan) saat berkunjung ke Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (24/5/19).
Presiden ketiga BJ Habibie (kanan) saat berkunjung ke Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (24/5/19). | Puspa Perwitasari /Antara Foto

Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie tutup usia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019). Habibie meninggal pada usia 83 tahun. Kepulangannya dikonfirmasi putranya, Thareq Kemal Habibie.

"Dengan sangat berat, mengucapkan, ayah saya Bacharuddin Jusuf Habibie, Presiden ke-3 RI, meninggal dunia jam 18.03 WIB," ungkap Thareq kepada Kompas.com, di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Thareq mengatakan, sang ayah meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi. Satu di antaranya adalah jantung.

Ia sekaligus mengapresiasi tim dokter yang selama ini menangani sang ayah selama dalam perawatan. Sebelum meninggal, keluarga dekat sudah berkumpul di RSPAD Gatot Soebroto, tempat Habibie dirawat.

Habibie telah menjalani perawatan intensif di ruang Cerebro Intensive Care Unit (CICU) Paviliun Kartika RSPAD sejak 1 September 2019.

Ketua Tim Dokter Kepresidenan (TDK) Azis Rani melalui keterangan resmi pada Senin (9/9) menyebutkan Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

"Dalam perawatan sekarang diperlukan pengobatan yang komprehensif, mencakup berbagai gangguan organ yang terjadi," kata Azis dalam keterangan tertulis.

Sejumlah tokoh bangsa dan pemimpin negara telah menjenguk Habibie di rumah sakit. Presiden Joko "Jokowi" Widodo didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno menjenguk Habibie, (9/9). Bahkan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono juga telah menjenguk Habibie di rumah sakit.

Tokoh lainnya, anggota Dewan Pertimbangan Presiden Subagyo Hadi Siswoyo, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Moeloek; dan mantan menteri era Soeharto, Theo Sambuaga, juga ikut menjenguk.

Selain Thareq, Habibie meninggalkan satu putra lagi, yaitu Ilham Akbar. Sementara istrinya, Hasri Ainun Besari yang biasa dipanggil Hasri Ainun Habibie telah meninggal dunia pada 22 Mei 2010 di Jerman.

Presiden Jokowi menyampaikan ucapan duka cita. "Innalillahi, perkenankan saya atas nama seluruh rakyat Indonesia dan pemerintah menyampaikan duka yang mendalam, menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah Bapak Prof BJ Habibie," ungkap Jokowi di RSPAD, Rabu (11/9).

Jokowi mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, diberikan kesabaran, dan bisa melanjutkan apa yang dicita-citakan Habibie semasa hidupnya.

Pengibaran bendera setengah tiang

Kepulangan Habibie disambut dengan penetapan hari berkabung nasional selama tiga hari atau hingga Sabtu (14/9). Keputusan pemerintah itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/9).

Sebagai penanda hari berkabung, seluruh elemen masyarakat diimbau mengibarkan bendera merah putih setengah tiang hingga Sabtu (14/9).

"Kami mengimbau masyarakat, juga kantor pemerintah baik di dalam maupun luar negeri untuk mengibarkan bendera setengah tiang," ujar Pratikno.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR