MOBIL LISTRIK

Bluebird hemat 35 persen pakai mobil listrik, tapi harganya mahal

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Noni Purnomo (kanan) dan Director of Airport Services & Facility PT Angkasa Pura II (kedua kanan) menyapa penumpang taksi listrik usai eresmian di Terminal 3 Bandara Soekarno, Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (29/5/2019).
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Noni Purnomo (kanan) dan Director of Airport Services & Facility PT Angkasa Pura II (kedua kanan) menyapa penumpang taksi listrik usai eresmian di Terminal 3 Bandara Soekarno, Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (29/5/2019). | Muhammad Iqbal /ANTARA FOTO

Perusahaan jasa layanan taksi Bluebird menyayangkan harga mobil listrik enam kali lipat lebih mahal dari mobil biasa meski biaya operasional jauh lebih murah. Blue Bird bisa menghemat hingga Rp24,7 juta/mobil setiap tahun untuk biaya energi dan bahan bakar.

"Dari segi operasional, kami lebih baik (mobil listrik), tetapi harganya mahal banget. Biaya operasional bisa hemat sampai 35 persen," ujar Direktur Pemasaran Blue Bird Group Amelia Nasution di Menara Kadin, Selasa (27/8/2019), seperti dilaporkan cnnindonesia.com.

Saat ini, ada 25 armada Bluebird yang menggunakan mobil listrik seri BYD e6 A/T dan lima armada lainnya untuk Silver Bird menggunakan mobil listrik buatan Tesla Model X 75D A/T.

Mobil listrik BYD seri tersebut dibanderol Rp775 juta per unit. Sementara Tesla model X harga per unit mulai AS $8.000 hingga AS $117.000 atau Rp112 juta hingga Rp1,6 miliar.

Kedua seri mobil ini membutuhkan energi sebanyak 26 kWh dengan biaya Rp1.650/kWh per 100 kilometer perjalanan. Artinya, biaya yang dibutuhkan adalah Rp42.900. Dalam setahun, mereka mengeluarkan Rp46.975.500.

Sementara dengan jarak yang sama, mobil konvensional membutuhkan setidaknya 10 liter dengan biaya Rp6.550/liter. Artinya, satu unit armada membutuhkan Rp65.500 untuk 100 kilometer perjalanan. Jika dikalkulasikan setahun, maka satu mobil butuh biaya Rp71.722.500.

Selisih Rp24.747.000 per armada atau sebanyak 35 persen dinilai sangat signifikan dalam penghematan biaya pengeluaran energi. Jika total armada Bluebird 1.000 mobil, mereka bisa menghemat hingga Rp24 miliar saban tahunnya.

Selain penghematan biaya, nilai plus dari mobil ini adalah nihilnya emisi yang dibakar. "Penggunaan mobil listrik tujuannya adalah jangka panjang. Terutama sebagai langkah untuk mengurangi emisi gas buang atau polusi udara," ujar Amelia.

Tahun depan, Bluebird menargetkan 200 mobil listrik siap jalan. Konsumsi BBM yang berhasil dihemat mencapai 1.898.182 liter atau setara dengan emisi hingga 435,095 kg CO2.

Untuk jangka panjang hingga 2025, Bluebird bakal menambahkan 2.000 unit mobil listrik dengan reduksi emisi mencapai 21,7 juta CO2.

Kebutuhan armada mobil listrik untuk energi akan disiapkan di 19 titik stasiun cas yang disediakan PLN dengan dua setrum. Setiap stasiun membutuhkan 41.500 VA atau sekitar 40.000 watt. Bluebird pun sudah meningkatkan daya listriknya dari 414.000 VA menjadi 1.385.000 VA.

Lokasi stasiun pengisian listrik untuk taksi Bluebird
Lokasi stasiun pengisian listrik untuk taksi Bluebird | Bluebird

Tren penjualan mobil listrik

Tesla seri 3 yang dimiliki Bluebird menjadi terpopuler ketiga di antara varian lain, per Juni 2019 lalu, menurut data InsideEvs. Sebanyak 276.193 unit terjual pada semester I 2019 ini.

Sementara, mobil setrum Nissan LEAF yang dibuat di Jepang dan dikenalkan di negara tersebut serta Amerika Serikat (AS) masih menjadi primadona pasar, dengan penjualan mencapai 422.708 unit.

Di posisi kedua yakni Tesla model S dengan penjualan sebanyak 277.176 unit, tak beda jauh dengan yang dipunya Bluebird. Selanjutnya, Mitsubishi Outlander PHEV menempati urutan keempat dengan penjualan mencapai 215.385 unit.

Serial BYD berhasil memasuki urutan ke-5, yakni jenis BYD Qin/Qin Pro dengan penjualan mencapai 184.692 unit. Jenis yang populer untuk BYD ini bukanlah yang dimiliki oleh Bluebird.

Secara umum, penjualan BYD yang dibuat di Tiongkok merosot tajam, seperti dilaporkan InsideEvs lantaran adanya pemotongan subsidi untuk kendaraan energi terbarukan dari pemerintah setempat.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR