HARBOLNAS

Bonus transaksi berlipat saat Harbolnas 2018

Pekerja menyortir barang pesanan konsumen saat Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2018 di Warehouse Lazada Indonesia, Depok, Jawa Barat, Rabu (12/12/2018).
Pekerja menyortir barang pesanan konsumen saat Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2018 di Warehouse Lazada Indonesia, Depok, Jawa Barat, Rabu (12/12/2018). | Sigid Kurniawan /AntaraFoto

Pelaku usaha jual beli daring, alias e-commerce, tengah berpesta. Ajang Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2018 berhasil memberikan bonus transaksi berlipat untuk sekitar 250 situs jual beli yang terlibat.

Shopee, salah satunya. Pesta diskon belanja 12.12 Birthday Sale yang digelar Shopee berhasil membuat situs jual beli ini mendapatkan lebih dari 12 juta transaksi. Sebanyak 5,4 juta di antaranya berasal dari Indonesia, sisanya dibagi ke enam negara lainnya.

Pencapaian ini melampaui semua rekor yang pernah didapatkan Shopee, termasuk saat 11.11 Big Sale (11 November 2018). Dalam siaran persnya, Shopee menyebut situsnya dikunjungi lebih dari 48 juta pengguna yang menikmati 60 juta promo dari seluruh kategori.

Goyang Shopee, salah satu in-app game, dimainkan sebanyak 46 kali, sementara Kuis Shopee telah diikuti 11 juta partisipan di 7 negara.

Xiaomi (ponsel), MamyPoko (popok bayi), dan Maybelline (kosmetik) adalah tiga merek favorit pengguna Shopee sepanjang pesta diskon berlangsung.

Pencapaian ini seolah membantah kontroversi iklan Shopee yang dilarang ditayangkan pada 11 stasiun televisi oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), satu hari sebelum 12.12.

“Ini merupakan kuartal yang sangat memuaskan. Kami berhasil melampaui rekor tahun lalu dan menetapkan tolak ukur baru pada tahun depan,” sebut CEO Shopee Chris Feng.

Bukalapak juga begitu. Situs jual beli yang belum genap sepuluh tahun beroperasi di Indonesia ini mengklaim jumlah transaksinya meningkat signifikan.

Dalam pesta diskon yang dimulai dalam dua tahap, Selasa (11/12/2018) untuk produk UKM dan Rabu (12/12/2018) untuk produk lainnya, Bukalapak menargetkan nilai transaksinya tembus hingga Rp1,6 triliun.

Target itu melonjak empat kali lipat dibandingkan pencapaian Harbolnas 2017.

Presiden Bukalapak Fajrin Rasyid belum dapat menyebut angka pasti transaksi saat Harbolnas, namun optimistis perusahaannya bisa mencapai target yang dipasang.

Optimismenya menyasar pada sejumlah pertimbangan. Mengutip tempo.co, beberapa di antaranya adalah penetrasi internet yang semakin meluas di seluruh penjuru Tanah Air.

“Sebelum digelar Harbolnas, tercatat 18 persen jumlah penduduk Indonesia yang sudah pernah berbelanja online…Feeling saya, akhir tahun bisa ke angka 20 persenan,” tutur Fajrin.

Selain itu, sambung Fajrin, Bukalapak kini menyediakan fitur-fitur tambahan yang belum ada pada tahun lalu, seperti Buka Mall, Buka Motor, Buka Emas, Buka Reksa, dan seterusnya.

Fajrin menambahkan, nilai rata-rata transaksi di situs Bukalapak sebelum harbolnas bisa menembus Rp4 triliun. Jumlah itu adalah gabungan total transaksi online dan offline.

Offline pun kontribusinya sudah besar. Mungkin sekitar seperempatnya,” tukasnya.

Sementara Blibli.com mencatat transaksi yang 35 kali lebih banyak sepanjang Harbolnas dibandingkan pada hari-hari biasa. CEO Blibli.com Kusumo Martanto, dalam siaran persnya menyatakan, program belanja yang dikemas menarik dan gamefication yang dilakukan berhasil menarik perhatian masyarakat.

Produk terlaris di situs e-commerce tersebut pada Harbolnas 2018 adalah ponsel dan gawai lain dari jenama Samsung dan Xiaomi.

Situs jual beli yang menawarkan diskon dan kupon belanja, Shopback, tak ketinggalan. Selama Harbolnas 2018 berlangsung, transaksi Shopback tercatat meningkat hingga 3 kali lipat dibanding rerata transaksi harian.

Jumlah transaksi itu 5 kali lebih tinggi dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Mengutip rilis Shopback yang dikutip merdeka.com, transaksi terbanyak terjadi pada pukul 10.00 pagi hingga 12.00 siang dan pukul 12.00 malam hingga 01.00 dini hari.

Statistik ini terjadi lantaran promo besar-besaran serta program flash sale dari mitra e-commerce Shopback kebanyakannya dimulai pada jam-jam tersebut.

Kategori bahan makanan menduduki peringkat pertama produk yang paling banyak dipesan, diikuti ponsel dan gawai, produk ibu dan anak, produk kesehatan dan kecantikan, serta produk mode.

Berkah transaksi tak hanya didapatkan situs jual beli saja. Industri perbankan juga kecipratan untung tahunan ini. Seperti halnya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang mencatatkan lonjakan transaksi hingga 114 persen dibandingkan hari biasa.

Senior Vice President Transaction Banking and Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi mengatakan, jika diangkakan, maka proyeksi kenaikannya setara dengan Rp350 miliar.

“Transaksi e-commerce, dari sisi acquiring, kita akan mendapatkan fee based income. Juga dana yang masuk rekening merchant, akan menjadi funding di bank,” ujar Thomas kepada KONTAN, Kamis (13/12/2018).

Jika dibandingkan dengan Harbolnas tahun lalu, maka frekuensi kenaikan transaksi yang diterima Bank Mandiri sebesar 130 persen atau sekitar 300.000 transaksi.

Demikian juga dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang mencatatkan pertumbuhan jumlah transaksi pembayaran virtual account sebesar 267,94 persen (year-on-year/yoy) atau menjadi sekitar 389.000 kali transaksi.

Secara nominalnya, transaksi pada Harbolnas 2018 adalah sebesar Rp210,28 miliar, naik nyaris 100 persen dibanding tahun lalu yang sebesar Rp111,27 miliar.

Secara keseluruhan, panitia Harbolnas menargetkan nilai transaksi dari pesta belanja akhir tahun ini mencapai Rp7 triliun, dengan Rp1 triliun di antaranya disumbangkan dari penjualan produk lokal.

Target tersebut tak mustahil untuk diwujudkan. Data Nielsen pada saat Harbolnas 2017 menunjukkan, estimasi nilai total transaksi yang dimulai sejak 11 hingga 13 Desember 2017 tercatat mencapai Rp4,7 triliun. Angka itu meningkat Rp1,4 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.

Kendati demikian, belum ada pengumuman resmi terkait total dan nilai transaksi yang terjadi sepanjang Harbolnas 2018.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR