TRANSPORTASI JAKARTA

Cara menikmati MRT gratis saat periode uji coba

Petugas berada di dalam kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta rute Bundaran HI-Lebak Bulus di Stasiun Bundaran HI, Jakarta, Senin (10/12/2018).
Petugas berada di dalam kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta rute Bundaran HI-Lebak Bulus di Stasiun Bundaran HI, Jakarta, Senin (10/12/2018). | Hafidz Mubarak A /Antara Foto

Transportasi Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta dipastikan akan mulai beroperasi dan siap digunakan publik pada 12 Maret nanti. PT MRT Jakarta pun memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati fasilitas transportasi publik tersebut secara cuma-cuma hingga masa komersial berlaku penuh.

Masyarakat tak akan dipungut biaya untuk menumpangi MRT yang memiliki trayek Lebak Bulus - Bundaran Hotel Indonesia (HI) pergi pulang (PP) itu. Masyarakat hanya perlu mendaftarkan diri melalui laman www.ayocobamrtj.com untuk keperluan itu.

Pendaftaran dibuka mulai Selasa (5/32019) pada pukul 10.00 WIB hingga 23 Maret 2019. Uji coba publik akan berlangsung pada 12-24 Maret 2019.

Dalam proses registrasi uji coba tersebut, MRT Jakarta juga bekerja sama dengan Bukalapak. Artinya untuk registrasi, masyarakat harus membuat akun dahulu di e-commerce tersebut.

Mengutip laman resmi, masyarakat harus memasukkan secara jelas identitasnya dengan mencantumkan nomor ponsel dan e-mail saat melakukan registrasi pada laman www.ayocobamrtj.com. Kemudian, menunggu proses verifikasi untuk bisa melangkah ke proses selanjutnya.

Namun ingat, setiap satu alamat e-mail hanya dapat mendaftar maksimal satu kali per hari selama periode 12 - 24 Maret.

Jika akun sudah terverifikasi, masyarakat bisa masuk ke halaman event di Bukalapak untuk mendaftar uji coba MRT. Di halaman ini, masyarakat lagi-lagi diminta untuk mengisi identitasnya untuk mendapatkan tiket gratis MRT.

Setelah pendaftaran sukses, calon penumpang akan mendapatkan tiket elektronik melalui ponsel. Bukti tersebut harus ditunjukkan kepada petugas pada hari keikutsertaan pendaftar di stasiun yang dimaksud.

Akan ada dua pilihan jenis pendaftar; yaitu dengan kebutuhan khusus dan non-kebutuhan khusus. Hal ini diperlukan karena kondisi dan situasi di beberapa stasiun MRT Jakarta masih dalam tahap uji coba dan penyelesaian.

Perlu dicatat, selama masa uji coba publik ini, MRT Jakarta akan memberlakukan kuota per hari. Artinya bila hari yang diinginkan telah penuh, masyarakat dapat memilih hari lainnya.

Etiket penumpang

Jurnalis mengabadikan suasana perjalanan kereta Mass Rapid Transit (MRT) saat uji coba di Jakarta, Rabu (30/1/2019). PT MRT Jakarta menyatakan hingga 25 Januari 2019 progres konstruksi Fase I Koridor Lebak Bulus-Bundaran HI telah mencapai 98,59 persen.
Jurnalis mengabadikan suasana perjalanan kereta Mass Rapid Transit (MRT) saat uji coba di Jakarta, Rabu (30/1/2019). PT MRT Jakarta menyatakan hingga 25 Januari 2019 progres konstruksi Fase I Koridor Lebak Bulus-Bundaran HI telah mencapai 98,59 persen. | Sigid Kurniawan /Antara Foto

Sebagai negara di Asia Tenggara yang baru akan memulai menggunakan kereta bawah tanah, ada etiket yang harus dijaga oleh para pengguna jasa. Etiket yang ada pun akan berbeda dari negara satu dengan yang lain.

MRT Jakarta merinci sejumlah etiket yang patut menjadi perhatian calon penumpang kereta (sebagian) bawah tanah tersebut. MRT Jakarta meminta warga mematuhi seluruh petunjuk dan arahan dari petugas agar perjalanan nyaman dan sesuai rencana.

Saat menggunakan eskalator dan tidak tergesa-gesa, ada baiknya penumpang berdiri di sebelah kanan. Sementara lajur kiri ditujukan untuk akses orang lain yang terburu- buru.

Sebelum masuk ke gerbang tiket, penumpang harus memiliki tiket lebih dulu. Bila penumpang membeli di mesin tiket dan tidak mengerti, penumpang jangan sungkan untuk bertanya kepada petugas agar tidak salah.

Anda juga bisa bertanya pada petugas tentang rute yang akan Anda tuju sebelum salah membeli tiket. Untuk MRT Jakarta semestinya tidak akan ada kesulitan ini karena tidak ada stasiun transit atau interchange station lantaran tahap pertama MRT Jakarta baru melayani rute Lebak Bulus – Bundaran HI.

Pihak MRT Jakarta mengingatkan masyarakat agar mau antre di belakang garis aman dan di dalam garis antrian yang sudah ditetapkan oleh petugas. Masyarakat sebaiknya juga tidak egois ketika pintu MRT mulai terbuka.

Sebelum masuk, mereka diminta mendahulukan penumpang yang akan turun. Sebab, bila Anda memaksa bukannya aman bisa-bisa malah terjatuh dan tergeser dari pintu.

Jangan pernah menahan pintu kereta untuk menunggu orang yang sedang berlari menuju kereta. Jika Anda sempat melakukan hal tersebut, ini akan mengganggu dan menunda keberangkatan kereta Anda dan kereta berikutnya.

Gunakanlah tempat duduk sesuai fungsinya . Jangan letakkan tas atau barang bawaan Anda untuk menghalangi orang lain untuk duduk.

Kursi prioritas diutamakan untuk penumpang dengan kebutuhan khusus seperti; orangtua, perempuan hamil, anak kecil atau penyandang disabilitas. Jika kursi prioritas penuh, baiknya Anda berikan tempat duduk reguler agar mereka bisa duduk.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR