LINGKUNGAN HIDUP

Cara Risma agar Surabaya menjadi dingin

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kedua kiri) mengkoordinasi jalannya pengurukan tanah ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (20/12/2018). Risma kini punya keinginan mendinginkan kota Surabaya.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kedua kiri) mengkoordinasi jalannya pengurukan tanah ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (20/12/2018). Risma kini punya keinginan mendinginkan kota Surabaya. | Didik Suhartono /Antara Foto

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini punya proyek besar; mendinginkan ibu kota provinsi Jawa Timur itu. Surabaya selama ini dikenal kota yang panas, suhunya berkisar di angka 30 derajat --seperti Jumat (16/8/2019) ini yang mencapai 31 derajat celcius.

Risma, sapaan akrab sang wali kota, ingin suhu Surabaya menjadi 18-22 derajat celcius. Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan suhu itu bukan mustahil karena pernah terjadi saat Surabaya diduduki kolonial Belanda.

Ia mengetahuinya dari buku saat berada di Belanda. Lantas Surabaya juga sempat mengalami suhu dingin di bawah 20 derajat celcius pada Juni lalu.

"Saya bercita-cita suhu udara jadi 18 derajat. Kemarin suhunya sampai 17 derajat itu udah sewenenge pol (senang banget). (Pernah) padahal cuma sehari tok 17 derajat. 18 derajat lumayan beberapa hari kemarin," ujar Risma di hutan Mangrove Gunung Anyar, Surabaya, Jumat (16/8).

Untuk mewujudkan keinginan tersebut, Risma akan terus menanam pohon mangrove di pesisir Surabaya. Ia akan berlomba dengan jumlah kendaraan bermotor.

"Mobilnya bertambah terus, nanemnya tambah terus, jadi lomba-lomba sama yang punya mobil. Ya kan kita enggak boleh cegah. Enggak apa-apa dia bawa mobil, aku nanem pohon," tegas mantan Kepala Dinas Pertamanan Surabaya ini.

Cara lain, Risma akan terus menambah luas ruang terbuka hijau (RTH) di Surabaya. Hingga akhir 2018, luas RTH untuk publik di Surabaya sudah mencapai 7.290,53 hektare atau 21,79 persen dari luas kota.

Peraturan Menteri (Permen) Pekerjaan Umum nomor 05/PRT/M/2008 tentang Pedoman Penyediaan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan menyebutkan proporsi RTH kota minimal 30 persen. Masing-masing 20 persen RTH untuk publik dan 10 persen RTH privat.

Dalam keterangannya pada akhir Juli lalu, Risma akan menambah RTH untuk publik di Surabaya hingga 30 persen. "Target kami memang 30 persen luas wilayah Surabaya terdiri dari RTH untuk publik, supaya terus turun suhunya," katanya.

Risma pun mengklaim RTH akan menurunkan suhu kota seperti sudah terjadi di Surabaya pada akhir Juli. Suhu rerata 30-31 derajat celcius kini sudah turun menjadi 28-29 derajat celcius berkat bertambahnya RTH untuk publik.

Seluruh rencana RTH baru akan dibangun di lahan-lahan kosong dan di sepanjang pinggir sungai. Bentuknya antara lain taman terbuka untuk publik.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR