KUALITAS UDARA

Cek, kualitas udara di kotamu (Kamis, 17/10/2019)

Cek, kualitas udara di kotamu (Kamis, 17/10/2019)
Cek, kualitas udara di kotamu (Kamis, 17/10/2019) | Robotorial /AirVisual

Kualitas udara di Lubuklinggau (Sumatera Selatan) pada Kamis, 17 Oktober 2019 sore diprediksi paling tidak sehat di Indonesia. Menurut permodelan AirVisual, indeks kualitas udara (AQI) Lubuklinggau berada di angka 175 pada pukul 17:00 WIB.

Catatan ini lebih buruk dari kemarin sore, yang berada pada AQI 161, atau terbilang tidak sehat. Data kualitas udara (AQI) menunjukkan bahwa semakin tinggi nilainya, maka udara semakin tidak sehat.

Rekor Lubuklinggau termasuk yang tertinggi di antara spot lain di Indonesia, seperti Terbanggi Besar (Lampung) dan Prabumulih (Sumatera Selatan) dengan AQI 170, disusul Bogor (Jawa Barat) dengan AQI 169.

Cek, kualitas udara di kotamu (Kamis, 17/10/2019)
Cek, kualitas udara di kotamu (Kamis, 17/10/2019) | Robotorial /AirVisual

Konsentrasi partikel polutan di Lubuklinggau melebihi nilai ambang batas, mencapai 101,3 mikrogram per meter kubik. Konsentrasi partikel udara yang memiliki diameter lebih kecil dari 2,5 mikrometer atau PM2.5, merupakan salah satu indikator pencemaran udara. Adapun batas nilai ambang batasnya, menurut BMKG, adalah 65 mikrogram per meter kubik.

Di sisi lain, spot yang diprediksi memiliki kualitas udara terbaik di Indonesia adalah di Batam (Kep. Riau) dengan AQI 12, disusul oleh Sorong (Papua Barat) dengan AQI 13.

Patut dicatat, prakiraan AirVisual tidak dapat mempertimbangkan peristiwa luar biasa, seperti bencana atau aturan terkait emisi gas buang kendaraan yang ditetapkan pemerintah. Karena itu, AirVisual menyatakan prediksinya bisa saja kurang akurat terkait dengan faktor tersebut.

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan Robotorial prediksi kualitas udara dengan sumber AirVisual ini dapat diakses di Beritagar.id, dalam topik Kualitas Udara.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR