KESEHATAN

Cucilah tangan pakai sabun, apapun jenisnya

Perilaku cuci tangan di beberapa wilayah dan jenis sabun yang digunakan.
Perilaku cuci tangan di beberapa wilayah dan jenis sabun yang digunakan. | Lokadata /Lokadata

Sepele | Mencuci tangan dengan sabun ternyata telah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia. Dari 10 rumah tangga, lebih dari delapan yang mencuci tangan pakai sabun. Hanya di 30 kabupaten/kota, perilaku hidup bersih ini dilakukan oleh kurang dari 50 persen rumah tangga.

Itulah gambaran yang diperoleh dari pengolahan mikro data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS 2018.

Mencuci tangan dengan sabun mungkin terlihat sepele. Namun, salah satu riset menyebutkan, cuci tangan tangan pakai sabun dapat mengurangi diare sebanyak 31 persen, menurunkan penyakit infeksi saluran nafas atas (ISPA) sebanyak 21 persen. Sedangkan versi global, kebiasaaan cuci tangan pakai sabun mampu mencegah kejadian diare hingga 50 persen dan ISPA mencapai 45 persen.

Kementerian Kesehatan menganjurkan cuci tangan dengan memakai sabun dilakukan pada saat sebelum makan, sehabis buang air besar, sebelum menyusui, sebelum menyiapkan makan, setelah menceboki bayi, dan setelah kontak dengan hewan.

Apakah ada sabun khusus yang digunakan untuk cuci tangan? Belum ada ketentuan baku, tapi Dr Hendrawan Nadesul merekomendasikan sabun antiseptic atau membunuh kuman dan dilakukan dalam kondisi air mengalir.

Di berbagai wilayah Indonesia, jenis sabun yang digunakan sangat beragam. Ada yang memakai sabun cuci piring, sabun mandi, deterjen, dan cairan antiseptic.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR