PEMILU 2019

Dugaan kesengajaan kebakaran gudang logistik KPU

Prajurit TNI dan anggota kepolisian menjaga kotak suara yang bisa diselamatkan di Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang terbakar, Nagari Kapuh, Kecamatan Koto XI, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, Senin (22/4/2019).
Prajurit TNI dan anggota kepolisian menjaga kotak suara yang bisa diselamatkan di Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang terbakar, Nagari Kapuh, Kecamatan Koto XI, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, Senin (22/4/2019). | Muhammad Arif Pribadi /ANTARA FOTO

Gudang Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat terbakar, Senin (22/4). Polisi mendalami dugaan kesengajaan.

Gudang ini menyimpan 785 kotak suara dari 157 Tempat Pemungutan Suara (TPS). "785 kotak suara itu berisikan sekitar 36 ribu surat suara," ujar Ketua KPU Pesisir Selatan Epaldi Bahar.

Menurut Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Fery Herlambang, kebakaran terjadi pukul 01.00 dini hari. Dua mobil pemadam kebakaran dan sejumlah masyarakat memadamkan api tersebut 30 menit kemudian.

Saksi mata, Indrawati (44) yang membantu memadamkan api mengaku menemukan botol berbau bensin di lokasi.

"Saat memadamkan api, saya menemukan dua botol teh pucuk yang berbau bensin di depan aula yang terbakar. Saya membaui botol itu, memang berbau bensin. Dua botol itu sudah diambil pihak kepolisian tadi malam," tutur Indrawati.

Bagaimanapun, penyebab kebakaran belum dipastikan. "Ada dugaan sengaja dibakar karena yang terbakar itu hanya sebagian. Korsleting atau arus pendek dipastikan bukan penyebabnya karena listrik tidak padam. Kendati demikian, kita masih menyelidikinya apakah sengaja atau tidak," terang Fery.

Ada tujuh saksi yang diperiksa. Mereka adalah Ketua Panwascam Koto X Tarusan, Zarmon, Ketua PPK Setrihan Putra, anggota PPK Anggria Monita, dan Meta Hadriani. Ada pula PPS Ridwan, Surika Armeliza dan Novika Witri Rahayu.

Komisioner KPU, Medo Patria mengonfirmasi 19 kotak suara yang hangus terbakar. "Ada 19 kotak suara yang diperkirakan hangus terbakar dari lima TPS, yakni Nagari Kapuh, Koto XI Tarusan," kata Medo.

Medo belum bisa memastikan yang terbakar kotak suara pemilihan presiden, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, atau DPRD Kabupaten. Yang pasti, kata Medo, surat suara dalam kotak yang terbakar belum dihitung.

"Surat suaranya belum kita rekap. Dan terkait surat suara yang terbakar itu kita menunggu petunjuk dari KPU Sumbar dan Bawaslu dan partai mengenai kelanjutannya," tambah Medo.

Selasa (23/4) rekapitulasi tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kecamatan Koto XI Tarusan kembali dilanjutkan. Proses berlangsung di tiga lokasi, Gedung UDKP, Ruang pertemuan Kecamatan, dan di halaman kantor Camat.

"Direncanakan pada hari ini Selasa juga dilakukan rekapitulasi nagari Kapuh yang mana 19 kotak suaranya telah ikut terbakar pada kejadian kemarin. Dimana pada rekapitulasi akan dicocokkan C1 yang ada di KPU, Bawaslu dan para saksi. Kita berharap nantinya bisa berjalan lancar dan tidak menemukan adanya masalah," papar Medo.

Ketua KPU Pesisir Selatan, Epaldi juga menyatakan para saksi dari masing-masing partai politik sudah memiliki C1. Jadi, seluruh elemen masih bisa melanjutkan rekapitulasi.

Polres Pesisir Selatan pun menambah jumlah personel pengamanan. Jika sebelumnya ada delapan personel mengawal penghitungan suara tingkat PPK, kini ada dua personel TNI yang ikut serta.

KPU menyatakan, kebakaran ini tidak memengaruhi proses pemilu di Pesisir Selatan. Pasalnya, dokumen pencatatan penghitungan suara aman.

"Dokumen-dokumen lain sudah diamankan sebagaimana mestinya, terutama dokumen C1," kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Senin (22/4). Jadi, pihaknya tidak akan menggelar pemungutan suara ulang di Pesisir Selatan.

Menilik data real count hasil Pilpres dari KPU, per Rabu (24/4) pukul 10.40 WIB, baru 268 dari 1.478 TPS di Kabupaten Pesisir Selatan yang datanya sudah masuk. Dari data ini, Pasangan Jokowi-Amin mendapatkan 5.667 suara, sementara Prabowo-Sandi unggul dengan perolehan 42.874 suara.

Sejauh ini, pasangan 02 menang telak di seluruh wilayah Pesisir Selatan. Suara paling banyak diperoleh di Lengayang (10.189) dan Batang Kapas (6.497).

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR