PELECEHAN SEKSUAL

Dilecehkan, Eliza Dushku terima Rp137 miliar

Aktris Eliza Dushku yang menjadi korban pelecehan seksual dan kemudian mendapat imbalan atas peritiswa itu.
Aktris Eliza Dushku yang menjadi korban pelecehan seksual dan kemudian mendapat imbalan atas peritiswa itu. | CJ Gunther /EPA

Kasus pelecehan seksual kembali terungkap di dunia hiburan Hollywood, Amerika Serikat (AS). Kali ini kejadiannya menimpa aktris Eliza Dushku yang turut melibatkan stasiun televisi setempat, CBS.

Pengungkapan membuat Dushku menerima uang kompensasi dari CBS hingga US $9,5 juta atau setara dengan Rp137 miliar. Angka tersebut kira-kira setara dengan apa yang semestinya didapat Dushku jika tetap bermain dalam serial Bull pada televisi tersebut.

Diceritakan The New York Times, pekan lalu (13/12/2018), kasus ini bermula pada Maret 2017 ketika Dushku -- populer berkat perannya dalam serial Buffy The Vampire Slayer (1996-2003) -- menandatangani kontrak untuk bermain dalam tiga episode serial drama Bull, garapan penulis Glenn Gordon Caron.

Bull menceritakan tentang Dr. Jason Bull, seorang ahli kejiwaan dan sains. Sehari-hari, ia bekerja di Trial Analysis Corporation.

Dalam serial itu, Dushku bermain bersama Michael Weatherly -- bintang andalan CBS selama 15 tahun. Weatherly berperan sebagai Dr. Jason Bull, sang tokoh utama.

Meski baru menandatangani tiga episode, tapi Dushku langsung dipertimbangkan untuk menjadi pemain tetap serial tersebut. Namun, tak lama syuting berlangsung, pelecehan tersebut terjadi.

Weatherly kerap mengeluarkan komentar tak sedap kepada Dushku. Celotehan tersebut seputar penampilan Dushku, hingga lelucon soal perkosaan dan seks.

Ia pun mengonfrontasi Weatherly. Namun, tak lama kemudian namanya justru dihapus dari daftar pemain Bull. Dushku pun percaya hal tersebut merupakan reaksi Weatherly atas perlawanannya.

Aktris yang pernah bermain sebagai Missy Pantone dalam Bring It On ini pun mengadukan masalah tersebut ke CBS. Kedua belah pihak pun melakukan mediasi.

Pada titik inilah CBS akhirnya rela mengambil langkah untuk menyelesaikan kasus tersebut secara rahasia dengan membayar Dushku sebesar US $9,5 juta. Sementara CBS tetap melakukan penyelidikan dengan menyewa firma hukum Covington & Burling dan Debevoise & Plimpton.

Dua firma hukum tersebut juga diminta untuk memeriksa tuduhan atas laporan pelanggaran seksual oleh Leslie Moonves, mantan kepala eksekutif CBS, terhadap sejumlah perempuan -- termasuk melibatkan mantan pembaca berita Charlie Rose.

Pelecehan seksual ditengarai "sudah biasa" di CBS. Tidak heran Dewan CBS juga menginstruksikan pengacara untuk menyelidiki "masalah budaya" itu di semua level stasiun televisi yang berdiri sejak 1927 itu.

Dalam kasus Dushku, para pengacara melalui laporan investigasinya menyatakan bahwa bahwa cara penanganan CBS salah arah. Namun, para pengacara pun menilai ini masalah besar di CBS. dengan cenderung membela diri dengan menngabaikan korban.

Dushku sempat diwawancarai oleh para pengacara CBS sebagai bagian dari penyelidikan. Kepada para pengacara, aktris 37 tahun itu menjelaskan apa saja yang pernah dilakukan oleh Weatherly terhadap dirinya -- termasuk ucapan soal keinginannya menyuruh Dushku berlutut dan memukulnya.

Dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui surel ke Times, CBS menyatakan sudah menyelesaikan masalahnya dengan Dushku. Weatherly pun mengirim surel pula ke media yang sama (h/t Rolling Stones).

Weatherly pun menyesal setelah Dushku mengaku tak nyaman dengan ucapan dan humornya. "Saya merasa malu telah menyinggung perasaannya dan segera meminta maaf. Setelah merenungkan hal ini lebih lanjut, saya lebih baik memahami bahwa apa yang saya katakan tidak lucu dan tidak tepat," tulis aktor 50 tahun ini.

Adapun kasus Dushku ini menambah panjang kasus pelecehan seksual di Hollywood. Sebelumnya, sederet nama besar di Hollywood pernah tersandung kasus serupa. Sebut saja kasus besar yang menyeret produser Harvey Weinstein, aktor Bill Cosby, hingga aktor senior Morgan Freeman.

Catatan redaksi: Judul telah mengalami perubahan agar tidak menimbulkan mispersepsi.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR