SOROTAN MEDIA

Faldo: Prabowo tidak akan menang, PAN berang

Faldo Maldini: Tangkap layar Vlog Prabowo tak akan menang.
Faldo Maldini: Tangkap layar Vlog Prabowo tak akan menang. | Istimewa /Tangkap layar video Faldo Maldini.

Melalui video blog, yang diunggah 16/6, Wasekjen Partai Amanat Nasional Faldo Maldini bilang, Prabowo tak akan menang pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

Politisi muda yang jadi andalan tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga ini, sepertinya sudah siap dengan komentar miring atas pendapatnya tersebut.

"Gua yakin banget lo pasti bilang gua penghianat, lo pasti bilang gua penakut, lo pasti bilang 'wah udah jadi cebong'. Tapi satu hal yang perlu lo ingat dan lo mesti catat ini baik-baik: 'Teman yang baik adalah orang yang selalu menyatakan yang benar walaupun itu pahit." begitu ucapan Falado dalam unggahan videonya.

Benar adanya, Faldo pun sampai hari ini masih mendapat tanggapan negatif dari koleganya di BPN, terutama dari kalangan elite PAN.


Ringkasan

  • Video Blog (Vlog) dari Faldo Maldii berjudul `Prabowo Tidak Akan Menang Pemilu di MK` menjadi sorotan publik.
  • Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Faldo menyebut bahwa Kubu Prabowo Subianto tak akan bisa memenangkan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK).
  • Wakil Ketua BPN Prabowo -Sandiaga, Priyo Budi Santoso menyatakan menyesalkan video tersebut. Meski demikian ia menghormati pendapat Faldo Maldini.
  • Faldo Maldini membeberkan sejumlah alasan kenapa Prabowo tidak bisa menang di MK.
  • Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo merasa malu dengan manuver sebagian unsur pengurus DPP PAN, termasuk yang terakhir dilakukan Faldo.
  • Menurut Dradjad inkonsistensi yang dia tunjukkan akan menjadi noda dalam perjalanan politik dia ke depan. Apalagi sebagian info yang dia sampaikan tidak benar.
  • Wakil Sekjen PAN yang lain, Rizki Aljupri meminta Faldo jangan membawa-bawa nama PAN jika ingin mencari sensasi melalui vlog-nya.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh tribunnews.com dengan 9 pemberitaan, diikuti peringkat kedua mediaindonesia.com dan detik.com dengan 3 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 00:00 hingga 11:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 09:00 WIB dengan total 6 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh detik.com dengan 1863 interaksi, diikuti peringkat kedua republika.co.id dengan 126 interaksi. Selanjutnya liputan6.com dengan 96 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook | Robotorial /https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR