PELECEHAN SEKSUAL

Giliran Michael Douglas masuk pusaran isu pelecehan seksual

Michael Douglas
Michael Douglas | Martian Trezzini /EPA

Berawal dari kasus pelecehan oleh produser film kawakan asal Amerika Serikat (AS), Harvey Weinstein, gerakan #MeToo pun kian berkembang. Ini adalah gerakan para korban pelecehan untuk angkat suara dan mengungkapkan kebenaran.

Di Hollywood, karena gerakan ini, beberapa nama setelah Weinstein pun muncul ke permukaan. Di antaranya adalah Kevin Spacey dan Aziz Ansari, lalu yang terbaru ialah Michael Douglas.

Aktor senior ini ikut terseret dalam tagar #MeToo. Hollywood Reporter menuliskan ceritanya.

Seorang perempuan jurnalis bernama Susan Braudy mengaku pernah dilecehkan oleh Douglas. Peristiwa terjadi pada 1980-an, semasa Braudy berusia 40-an dan baru dipekerjakan oleh Stonebridge Productions --rumah produksi bentukan aktor film Wall Street tersebut sekaligus satu dari sekian pesohor paling berpengaruh di Hollywood.

Braudy mengaku kerap harus mendengar Douglas berbicara tak sopan saat menerima telepon di depannya, mengomentari penampilannya, bahkan berbicara soal beberapa perempuan simpanannya saat itu. Namun, satu kejadian yang paling tak terlupakan ialah saat aktor yang kini berusia 73 tahun tersebut mengajaknya ke apartemen pribadi.

Di sana, suami aktris Catherine Zeta-Jones tersebut mengundang Braudy untuk berdiskusi soal naskah film yang sedang digarapnya. Di dalam ruangan itu hanya ada mereka berdua, meskipun demikian Braudy tak pernah menyangka Douglas akan berani melakukan masturbasi di hadapannya hingga Braudy bergegas pulang dan menangis.

Selain menceritakan peristiwa itu kepada Hollywood Reporter secara eksklusif, Braudy masih menyimpan beberapa bukti yang menguatkan keabsahan kisahnya.

Beberapa di antaranya ialah catatan harian yang menceritakan peristiwa tersebut, bukti pembayaran sebagai karyawan di sana, dan tiga orang saksi pendengar. Braudy bahkan masih menyimpan surat dari Women's Law Center saat ia mengadukan tindakan pelecehan di kantornya.

Dalam wawancaranya dengan Today, Braudy pun menyebut Douglas, "merasa bak raja sehingga bisa melakukan apapun."

Kejadian yang dialaminya sempat menimbulkan trauma. Sejak kejadian itu, Braudy tak pernah membiarkan dirinya berdua dengan Douglas. Ia pun selalu mengenakan beberapa lapis pakaian hitam berlengan panjang hingga menjadi sasaran ejekan di kantor.

Tak lama setelah kejadian itu, Braudy juga pernah diminta Douglas untuk menandatangani sebuah surat perjanjian. Braudy mengendus niat tak baik Douglas. Atas saran sang pengacara Leon Friedman, Braudy pun tak menandatangani surat tersebut hingga akhirnya mengundurkan diri dari perusahaan itu.

Douglas membantah

Sebelum kabar tersebar luas, Douglas pun mengeluarkan komentar. Dalam wawancara lewat telepon yang tak direkam dengan Hollywood Reporter, ayah tiga anak ini mengatakan cerita Braudy tak lebih hanya kebohongan.

Ia menilai bahwa posisi Braudy yang kini merupakan senior di industri tersebut membuatnya merasa memiliki kekuatan untuk mengatakan hal-hal tak menyenangkan semacam itu.

"Mungkin ia merasa tak puas dengan kariernya yang tak berjalan sesuai harapannya lalu ia pun menyimpan dendam," celotehnya.

Douglas juga merasa heran jika memang benar, mengapa Braudy tak protes atau melaporkannya ke polisi saat itu? Braudy pun memberi tanggapan.

Kepada NBC News, Braudy mengaku berulang kali melayangkan protes tetapi tak pernah ditanggapi. Namun, untuk melaporkannya ke polisi, Braudy saat itu tak cukup mengerti bahwa tindakan Douglas saat itu termasuk tindakan kriminal. Istilah "pelecehan seksual" pun belum populer saat itu.

Sementara itu, Catherine Zeta-Jones tak percaya bahwa sang suami melakukan hal tersebut. "Michael telah menceritakan semua tentang pernyataan tersebut. Dia dengan tegas, mengatakan hal tersebut dari hati, jujur, terbuka, dan transparan," jelasnya.

Ditulis People, dengan sedikit bercanda, perempuan yang menikahi Douglas pada 2000 tersebut menambahkan, bahwa cerita itu telah lama berlalu --30 tahun lalu yang berarti BC atau Before Catherine.

Meskipun demikian, Zeta-Jones mengeluhkan bahwa pemberitaan ini membuat keluarganya --terutama anak-anaknya-- merasa tak nyaman dan ketakutan.

Tak mendapat tepuk tangan

Sementara Aziz Ansari yang dituduh melakukan melakukan tindakan pelecehan seksual adalah seorang komedian. Bahkan akibat tuduhan itu, lelaki 34 tahun tak tak mendapat sambutan apapun, bahkan dalam bentuk tepuk tangan, saat namanya masuk nominasi penampil paling memukau pada serial komedi ajang Screen Actors Guild (SAG) Awards, Minggu (21/1/2018).

Ini berbanding terbalik dengan nomine lain seperti Anthony Anderson, Larry David, Sean Hayes, William H. Macy, dan Marc Maron yang disambut riuh tepuk tangan para tamu sebagai tanda apresiasi.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR