PASAR SAHAM

Harga saham LQ45 sebagian besar naik

Harga saham LQ45 sebagian besar naik
Harga saham LQ45 sebagian besar naik | Robotorial /beritagar.id

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) cukup fluktuatif pada pekan kedua Januari 2019 (07-11/01/2019). Dari 45 saham anggota indeks LQ45, 35 saham di antaranya membukukan hasil positif selama periode tersebut.

Hingga penutupan akhir pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rata-rata naik 76,92 poin (1,22 persen) dari 6225.57 ke angka 6302.5 dibanding pekan sebelumnya. Capaian tersebut meneruskan tren empat pekan terakhir yang relatif meningkat.

Nilai transaksi harian selama sepekan terakhir meningkat 18,2 persen menjadi Rp9,20 triliun. Kondisi ini diikuti oleh meningkatnya rata-rata volume transaksi harian dari 12,01 miliar lembar saham, menjadi 12,76 miliar lembar atau naik 5,89 persen.

Investor asing mencatatkan nilai pembelian hingga Rp16,75 triliun, meningkat 55,7 persen dibanding periode sebelumnya. Nilai penjualannya juga mengalami peningkatan 50,87 persen dari Rp6,63 triliun menjadi Rp13,50 triliun.

Adapun nilai kapitalisasi bursa hingga Jumat (11/01/2019) meningkat sebesar 1,43 persen menjadi Rp7.218,11 triliun dari posisi Rp7.115,04 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Lima emiten yang mengalami kenaikan harga tertinggi berturut-turut adalah: Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG), Gowa Makassar Tourism Development Tbk. (GMTD), Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG), dan Indo-Rama Synthetics Tbk. (INDR).

Sementara itu, indeks saham LQ45 mampu mencatatkan peningkatan. Indeks berisi saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar dan paling likuid itu naik 11,70 poin (1,17 persen) ke angka 1,00 ribu.

Selama perdagangan sepekan lalu, 35 dari 45 saham indeks LQ45 kinerjanya positif, sedangkan 10 lainnya negatif. Peningkatan pada 35 emiten berkisar antara 3,33 - 1463,33 poin. Saham Indo Tambangraya Megah Tbk. memimpin kenaikan harga, mencapai 21,980 poin.

Sebaliknya, penurunan nilai pada 10 emiten rata-rata berkisar 5,73 - 1141,67 poin. Penurunan paling tajam dialami saham Gudang Garam Tbk. dari sektor Industri Konsumsi.

Saham LQ45 paling aktif adalah Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL) dengan jumlah transaksi mencapai 164,09 ribu kali. Sedangkan saham yang mencatatkan nilai transaksi tertinggi adalah Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dengan total nilai mencapai Rp2,23 triliun.

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR