PASAR SAHAM

Harga saham LQ45 sebagian besar naik

Harga saham LQ45 sebagian besar naik
Harga saham LQ45 sebagian besar naik | Robotorial /beritagar.id

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) cukup fluktuatif pada pekan kedua Juni 2019 (10-14/6/2019). Dari 45 saham anggota indeks LQ45, 35 saham di antaranya membukukan hasil positif selama periode tersebut.

Hingga penutupan akhir pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rata-rata naik 167.69 poin (2.67 persen) dari 6111.33 ke angka 6279.03 dibanding pekan sebelumnya. Nilai tersebut, menjadi nilai peningkatan paling besar dari tren 4 pekan terakhir yang cukup fluktuatif.

Nilai transaksi harian selama sepekan terakhir menurun 24.88 persen menjadi Rp8,67 triliun.

Kondisi ini diikuti oleh menurunnya rata-rata volume transaksi harian dari 15,07 miliar lembar saham, menjadi 12,60 miliar lembar atau naik 16.38 persen.

Investor asing mencatatkan nilai pembelian Rp16,44 triliun, menurun 28.28 persen dibanding periode sebelumnya.

Nilai penjualannya juga mengalami penurunan 20.63 persen dari Rp21,01 triliun menjadi Rp16,67 triliun.

Adapun nilai kapitalisasi bursa hingga Jumat (14/06/2019) meningkat sebesar 2.68 persen menjadi Rp7.152,06 triliun dari posisi Rp6.960,38 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Lima emiten yang mengalami kenaikan harga tertinggi berturut-turut adalah: Indo Kordsa Tbk. (BRAM), Plaza Indonesia Realty Tbk. (PLIN), Tigaraksa Satria Tbk. (TGKA), Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA), dan Lippo General Insurance Tbk. (LPGI).

Sementara itu, indeks saham LQ45 mampu mencatatkan peningkatan. Indeks berisi saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar dan paling likuid itu naik 35,62 poin (3.57 persen) ke angka 961.

Selama perdagangan sepekan lalu, 35 dari 45 saham indeks LQ45 kinerjanya positif, sedangkan 10 lainnya negatif. Peningkatan pada 35 emiten berkisar antara 3 - 2026.25 poin. Saham Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. memimpin kenaikan harga, mencapai 10,77 ribu poin.

Sebaliknya, penurunan nilai pada 10 emiten rata-rata berkisar 3 - 226.25 poin. Penurunan paling tajam dialami saham Indo Tambangraya Megah Tbk. dari sektor Pertambangan.

Saham LQ45 paling aktif adalah Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dengan jumlah transaksi mencapai 69,80 ribu kali. Sedangkan saham yang mencatatkan nilai transaksi tertinggi adalah Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dengan total nilai mencapai Rp2,69 triliun.

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR