PASAR SAHAM

Hari ini IHSG anjlok, minus 0,29 persen

Hari ini IHSG anjlok, minus 0,29 persen
Hari ini IHSG anjlok, minus 0,29 persen | Robotorial /beritagar.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi pada penutupan perdagangan sore ini Kamis (06/12/2018). Indeks menurun -0,29 persen, atau -17,63 poin di level 6.115,49. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.131,63 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.086,13 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 437,25 ribu kali dengan nilai transaksi Rp8,50 triliun. Sebanyak 149 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 259 emiten melemah, dan 210 emiten tidak mengalami pergerakan.

Renuka Coalindo (Tbk) membukukan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan sore ini. Emiten bersandi SQMI tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat di level Rp630 (24,75%) per lembar saham, dimana kemarin sore ditutup Rp505 per lembar.

Sinergi Megah Internusa (Tbk) (NUSA) memimpin pelemahan saham (top loser) hari ini, setelah ditutup sebesar -24,73 persen pada level Rp280 per lembar saham, dari Rp372 per lembar pada penutupan sebelumnya.

Sinergi Megah Internusa (Tbk) (NUSA) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 22,95 ribu kali.

Pelemahan indeks dipengaruhi oleh 7 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Aneka Industri, mencapai -2,39 persen (-33,51 poin). Berikutnya adalah sektor Pertanian sebesar -1,33 persen (-20,01 poin), lalu saham di sektor Perdagangan yang menyusut hingga -0,91 persen (-7,26 poin).

Sedangkan sektor saham yang menguat, di antaranya Industri Konsumsi mencapai 0,41 persen (10,29 poin), disusul sektor Industri Dasar sebesar 0,25 persen (2,07 poin), dan saham-saham di sektor Pertambangan sebesar 42,95 persen (0,68 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp2,87 triliun, terutama pada saham MNC Land (Tbk) (KPIG), Telekomunikasi Indonesia (Persero) (Tbk) (TLKM), dan Bumi Resources (Tbk) (BUMI).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,48 triliun, khususnya pada saham Perusahaan Gas Negara (Persero) (Tbk) (PGAS), Sri Rejeki Isman (Tbk) (SRIL), dan Bukit Asam (Tbk) (PTBA).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA