PASAR SAHAM

Hari ini IHSG anjlok, minus 0,84 persen

Hari ini IHSG anjlok, minus 0,84 persen
Hari ini IHSG anjlok, minus 0,84 persen | Robotorial /beritagar.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun ke zona merah pada akhir perdagangan sore ini Kamis (07/11/2019). Indeks menurun 0,84 persen, atau 51,92 poin di level 6.165,62. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.235,64 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.119,42 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 601,23 ribu kali dengan nilai transaksi Rp8,31 triliun. Sebanyak 111 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 308 emiten melemah, dan 240 emiten tidak mengalami pergerakan.

Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) dengan mayoritas saham dimiliki oleh Chance Stand Finance Limited (71,01%) memimpin penguatan saham (top gainer) hari ini, setelah ditutup sebesar 34,65 persen pada level Rp136 per saham, dimana Rabu (06/11/2019) ditutup Rp101 per unit.

Trada Alam Minera (Tbk) yang 42,724 persen saham dikuasai oleh PT Graha Resources ini membukukan pelemahan harga saham terparah pada perdagangan hari ini. Emiten bersandi TRAM tersebut menduduki peringkat terakhir (top loser) setelah ditutup melemah -34,88 persen pada level Rp56 per saham, dari Rp86 per unit pada penutupan Rabu (06/11).

Media Nusantara Citra (Tbk) (MNCN) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 40,48 ribu kali, dengan volume 76,79 juta saham.

Pelemahan indeks dipengaruhi oleh 8 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Industri Konsumsi mencapai -1,71 persen (-35,74 poin), disusul sektor Pertambangan sebesar -1,58 persen (-24,39 poin), dan saham-saham di sektor Aneka Industri sebesar -1,41 persen (-16,99 poin).

Sedangkan sektor saham yang menguat, di antaranya Industri Dasar, mencapai 0,88 persen (8,30 poin). Berikutnya adalah sektor Properti dan Real Estate sebesar 0,23 persen (1,15 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp3,56 triliun, terutama pada saham Telekomunikasi Indonesia (Persero) (Tbk) (TLKM), Bumi Resources (Tbk) (BUMI), dan Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,20 triliun, khususnya pada saham Trada Alam Minera (Tbk) (TRAM), Media Nusantara Citra (Tbk) (MNCN), dan Bank Permata (Tbk) (BNLI).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR