PASAR SAHAM

IHSG ditutup di angka 6.274

IHSG ditutup di angka 6.274
IHSG ditutup di angka 6.274 | Robotorial /beritagar.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik ke zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini Kamis (08/08/2019). Indeks menghijau 1,14 persen, atau 70,48 poin di level 6.274,67. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.281,10 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.224,90 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 493,31 ribu kali dengan nilai transaksi Rp8,17 triliun. Sebanyak 259 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 156 emiten melemah, dan 237 emiten tidak mengalami pergerakan.

Protech Mitra Perkasa (Tbk) dengan mayoritas saham dimiliki oleh PT Indovest Central (45,89%) mencatatkan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan hari ini. Emiten bersandi OASA tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat di level Rp306 (24,39 persen) per saham, dimana kemarin sore ditutup Rp246 per unit.

Bima Sakti Pertiwi (Tbk) yang 77,0 persen saham dikuasai oleh Christopher Sumasto Tjia ini merupakan emiten yang mengalami penurunan terparah pada sore ini. Emiten bersandi PAMG mencatatkan diri sebagai saham terlemah (top loser) setelah ditutup di level Rp274 (-24,73 persen) per saham, dimana sebelumnya ditutup Rp364 per unit.

Ever Shine Tex (Tbk) (ESTI) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 27,05 ribu kali, dengan volume 159,69 juta saham.

Penguatan indeks dipengaruhi oleh 9 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Pertanian mencapai 2,50 persen (32,90 poin), disusul sektor Aneka Industri sebesar 2,39 persen (28,61 poin), dan saham-saham di sektor Industri Dasar sebesar 3,37 persen (27,07 poin).

Sedangkan sektor saham yang melemah adalah Pertambangan, sebesar -0,49 persen (-7,91 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp2,08 triliun, terutama pada saham Waskita Beton Precast (Tbk) (WSBP), Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah (Tbk) (BTPS), dan Aneka Tambang (Tbk) (ANTM).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,34 triliun, khususnya pada saham Bumi Resources (Tbk) (BUMI), Telekomunikasi Indonesia (Persero) (Tbk) (TLKM), dan Hotel Mandarine Regency (Tbk) (HOME).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR