PASAR SAHAM

IHSG ditutup melemah hingga 1,0 persen

IHSG ditutup melemah hingga 1,0 persen
IHSG ditutup melemah hingga 1,0 persen | Robotorial /beritagar.id

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup sore ini Senin (07/10/2019) turun 1,00 persen, atau 60,67 poin di level 6.000,58. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.084,16 poin di titik tertinggi, dan terendah 5.988,87 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 439,73 ribu kali dengan nilai transaksi Rp7,39 triliun. Sebanyak 131 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 272 emiten melemah, dan 253 emiten tidak mengalami pergerakan.

Gaya Abadi Sempurna (Tbk) (SLIS) dengan mayoritas saham dimiliki oleh PT Selis Investama Indonesia (71,25%) memimpin penguatan saham (top gainer) Senin (07/10), setelah ditutup sebesar 69,57 persen pada level Rp195 per saham.

First Media (Tbk) yang 33,76 persen saham dikuasai oleh PT Reksa Puspita Karya ini mencatatkan pelemahan harga saham terparah pada perdagangan sore ini. Emiten bersandi KBLV tersebut menduduki peringkat terakhir (top loser) setelah ditutup melemah -24,71 persen pada level Rp256 per saham, dari Rp340 per unit pada penutupan Jumat (04/10/2019).

Bliss Properti Indonesia (Tbk) (POSA) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 27,17 ribu kali, dengan volume 1,18 miliar saham.

Dari 10 sektor saham seluruhnya mengalami pelemahan. Pelemahan terparah dialami sektor Industri Konsumsi, mencapai -1,47 persen (-31,56 poin). Berikutnya adalah sektor Manufaktur sebesar -1,75 persen (-24,75 poin), lalu saham di sektor Industri Dasar yang menyusut hingga -2,51 persen (-21,19 poin).

Adapun tiga sektor saham yang pelemahannya paling tipis adalah Pertanian dengan penyusutan sebesar -0,19 persen, sektor Perdagangan sebesar -0,41 persen, dan sektor Properti dan Real Estate sebesar -0,81 persen.

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp1,34 triliun, terutama pada saham Pakuwon Jati (Tbk) (PWON), Bank Negara Indonesia (Persero) (Tbk) (BBNI), dan Barito Pacific (Tbk) (BRPT).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp1,49 triliun, khususnya pada saham Smartfren Telecom (Tbk) (FREN), Steel Pipe Industry of Indonesia (Tbk) (ISSP), dan Bumi Resources (Tbk) (BUMI).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR