PASAR SAHAM

IHSG ditutup menguat hingga 0,03 persen

IHSG ditutup menguat hingga 0,03 persen
IHSG ditutup menguat hingga 0,03 persen | Robotorial /beritagar.id

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup hari ini Jumat (06/09/2019) menghijau 0,03 persen, atau 2,15 poin di level 6.308,95. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.336,91 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.305,02 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 526,01 ribu kali dengan nilai transaksi Rp8,68 triliun. Sebanyak 211 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 193 emiten melemah, dan 247 emiten tidak mengalami pergerakan.

Megapower Makmur (Tbk) (MPOW) dengan mayoritas saham dimiliki oleh Bina Puri Power Sdn. Bhd. (56,0%) memimpin penguatan saham (top gainer) hari ini, setelah ditutup sebesar 33,90 persen pada level Rp158 per saham, dimana kemarin sore ditutup Rp118 per unit.

Multipolar Technology (Tbk) (MLPT) yang 86,95 persen saham dikuasai oleh PT Multipolar Tbk. ini memimpin pelemahan saham (top loser) hari ini, setelah ditutup sebesar -25 persen pada level Rp525 per saham, dimana Kamis (05/09/2019) ditutup Rp700 per unit.

Media Nusantara Citra (Tbk) (MNCN) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 65,70 ribu kali, dengan volume 48,13 juta saham.

Penguatan indeks dipengaruhi oleh 6 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Industri Dasar mencapai 1,71 persen (15,28 poin), disusul sektor Pertambangan sebesar 0,83 persen (13,88 poin), dan saham-saham di sektor Manufaktur sebesar 0,56 persen (8,59 poin).

Sedangkan sektor saham yang melemah, di antaranya Infrastruktur, mencapai -1,41 persen (-16,99 poin). Berikutnya adalah sektor Properti dan Real Estate sebesar -1,78 persen (-8,85 poin), lalu saham di sektor Pertanian yang menyusut hingga -0,60 persen (-8,09 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp2,37 triliun, terutama pada saham Perusahaan Gas Negara (Tbk) (PGAS), Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI), dan Bumi Resources (Tbk) (BUMI).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,01 triliun, khususnya pada saham Bank Permata (Tbk) (BNLI), Barito Pacific (Tbk) (BRPT), dan Smartfren Telecom (Tbk) (FREN).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR