PASAR SAHAM

IHSG ditutup menguat hingga 0,28 persen

IHSG ditutup menguat hingga 0,28 persen
IHSG ditutup menguat hingga 0,28 persen | Robotorial /beritagar.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik ke zona hijau pada penutupan perdagangan petang ini Selasa (17/09/2019). Indeks menguat 0,28 persen, atau 17,25 poin di level 6.236,69. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.240,35 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.205,30 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 566,63 ribu kali dengan nilai transaksi Rp8,81 triliun. Sebanyak 213 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 181 emiten melemah, dan 259 emiten tidak mengalami pergerakan.

Telefast Indonesia (Tbk) dengan mayoritas saham dimiliki oleh PT M Cash Integrasi Tbk (43,93%) mencatatkan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan hari ini. Emiten bersandi TFAS tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat di level Rp278 (54,44 persen) per saham.

Bank Woori Saudara Indonesia 1906 (Tbk) (SDRA) yang 9,6 persen saham dikuasai oleh Arifin Panigoro ini memimpin pelemahan saham (top loser) sore ini, setelah ditutup sebesar -15,62 persen pada level Rp675 per saham, dimana Senin (16/09) ditutup Rp800 per unit.

MNC Vision Networks (Tbk) (IPTV) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 44,49 ribu kali, dengan volume 56,80 juta saham.

Penguatan indeks dipengaruhi oleh 6 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Pertanian mencapai 2,95 persen (40,17 poin), disusul sektor Infrastruktur sebesar 1,50 persen (17,93 poin), dan saham-saham di sektor Industri Konsumsi sebesar 0,52 persen (11,45 poin).

Sedangkan sektor saham yang melemah, di antaranya Aneka Industri, mencapai -2,71 persen (-32,27 poin). Berikutnya adalah sektor Manufaktur sebesar -0,20 persen (-2,89 poin), lalu saham di sektor Industri Dasar yang menyusut hingga -0,20 persen (-1,82 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp3,18 triliun, terutama pada saham Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI), Bumi Resources (Tbk) (BUMI), dan Lippo Karawaci (Tbk) (LPKR).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,60 triliun, khususnya pada saham Hotel Mandarine Regency (Tbk) (HOME), Steel Pipe Industry of Indonesia (Tbk) (ISSP), dan Merdeka Copper Gold (Tbk) (MDKA).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR