PASAR SAHAM

IHSG ditutup menguat hingga 1,02 persen

IHSG ditutup menguat hingga 1,02 persen
IHSG ditutup menguat hingga 1,02 persen | Robotorial /beritagar.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan sore ini Selasa (27/08/2019). Indeks masuk ke zona hijau 1,02 persen, atau 63,66 poin di level 6.278,17. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.289,89 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.223,74 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 478,91 ribu kali dengan nilai transaksi Rp10,66 triliun. Sebanyak 220 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 195 emiten melemah, dan 235 emiten tidak mengalami pergerakan.

Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) dengan mayoritas saham dimiliki oleh PT. Dasabina Adityasarana (64,16%) memimpin penguatan saham (top gainer) hari ini, setelah ditutup sebesar 24,07 persen pada level Rp670 per saham, dimana kemarin sore ditutup Rp540 per unit.

Duta Intidaya (Tbk) yang 73,869 persen saham dikuasai oleh TOTAL ALLIANCE HOLDINGS LIMITED ini merupakan emiten yang mengalami penurunan terparah pada sore ini. Emiten bersandi DAYA mencatatkan diri sebagai saham terlemah (top loser) setelah ditutup di level Rp242 (-20,92 persen) per saham, dimana Senin (26/08) ditutup Rp306 per unit.

Erajaya Swasembada (Tbk) (ERAA) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 18,04 ribu kali, dengan volume 126,13 juta saham.

Penguatan indeks dipengaruhi oleh 8 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Industri Dasar mencapai 3,36 persen (27,94 poin), disusul sektor Industri Konsumsi sebesar 0,99 persen (23,51 poin), dan saham-saham di sektor Manufaktur sebesar 1,44 persen (21,52 poin).

Sedangkan sektor saham yang melemah, di antaranya Pertanian, mencapai -1,32 persen (-18,26 poin). Berikutnya adalah sektor Aneka Industri sebesar -0,39 persen (-4,56 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp5,16 triliun, terutama pada saham Bank Tabungan Negara (Persero) (Tbk) (BBTN), Lippo Karawaci (Tbk) (LPKR), dan Hotel Mandarine Regency (Tbk) (HOME).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp4,98 triliun, khususnya pada saham Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI), Barito Pacific (Tbk) (BRPT), dan Puradelta Lestari (Tbk) (DMAS).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR