PASAR SAHAM

IHSG ditutup menguat hingga 1,36 persen

IHSG ditutup menguat hingga 1,36 persen
IHSG ditutup menguat hingga 1,36 persen | Robotorial /beritagar.id

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup sore ini Jumat (11/10/2019) naik ke zona hijau 1,36 persen, atau 82,16 poin di level 6.105,80. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.109,12 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.033,32 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 460,47 ribu kali dengan nilai transaksi Rp8,29 triliun. Sebanyak 266 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 140 emiten melemah, dan 251 emiten tidak mengalami pergerakan.

Gaya Abadi Sempurna (Tbk) (SLIS) dengan mayoritas saham dimiliki oleh PT Selis Investama Indonesia (71,25%) memimpin penguatan saham (top gainer) Jumat (11/10), setelah ditutup sebesar 24,38 persen pada level Rp505 per saham, dimana Kamis (10/10/2019) ditutup Rp406 per unit.

Yanaprima Hastapersada Tbk yang 89,47 persen saham dikuasai oleh PT Hastagraha Bumipersada ini merupakan emiten yang mengalami penurunan terparah pada sore ini. Emiten bersandi YPAS mencatatkan diri sebagai saham terlemah (top loser) setelah ditutup di level Rp374 (-24,90 persen) per saham, dimana Kamis (10/10/2019) ditutup Rp498 per unit.

Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 24,99 ribu kali, dengan volume 281,02 juta saham.

Penguatan indeks dipengaruhi oleh 9 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Industri Konsumsi mencapai 1,73 persen (36,49 poin), disusul sektor Manufaktur sebesar 2,18 persen (30,32 poin), dan saham-saham di sektor Aneka Industri sebesar 2,46 persen (27,73 poin).

Sedangkan sektor saham yang melemah adalah Pertanian, sebesar -1,10 persen (-15,02 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp2,59 triliun, terutama pada saham Bank Mandiri (Persero) (Tbk) (BMRI), Bumi Resources (Tbk) (BUMI), dan Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,11 triliun, khususnya pada saham Smartfren Telecom (Tbk) (FREN), Indah Kiat Pulp & Paper (Tbk) (INKP), dan Perusahaan Gas Negara (Tbk) (PGAS).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR