PASAR SAHAM

IHSG melemah saat penutupan hari ini

IHSG melemah saat penutupan hari ini
IHSG melemah saat penutupan hari ini | Robotorial /beritagar.id

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup sore ini Kamis (19/09/2019) turun 0,51 persen, atau 32,16 poin di level 6.244,47. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.282,06 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.242,89 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 489,00 ribu kali dengan nilai transaksi Rp7,75 triliun. Sebanyak 137 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 267 emiten melemah, dan 250 emiten tidak mengalami pergerakan.

Victoria Insurance (Tbk) (VINS) dengan mayoritas saham dimiliki oleh PT Victoria Investama Tbk (73,28%) memimpin penguatan saham (top gainer) sore ini, setelah ditutup sebesar 34,65 persen pada level Rp136 per saham, dimana kemarin sore ditutup Rp101 per unit.

Pratama Abadi Nusa Industri (Tbk) yang 26,82 persen saham dikuasai oleh Hendra Hasan Kustardjo ini mencatatkan pelemahan harga saham terparah pada perdagangan sore ini. Emiten bersandi PANI tersebut menduduki peringkat terakhir (top loser) setelah ditutup melemah -17,89 persen pada level Rp101 per saham, dari Rp123 per unit pada penutupan kemarin sore.

Hotel Mandarine Regency (Tbk) (HOME) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 36,21 ribu kali, dengan volume 3,50 miliar saham.

Dari 10 sektor saham seluruhnya mengalami pelemahan. Pelemahan terparah dialami sektor Pertanian, mencapai -1,44 persen (-20,04 poin). Berikutnya adalah sektor Pertambangan sebesar -1,19 persen (-19,89 poin), lalu saham di sektor Aneka Industri yang menyusut hingga -1,19 persen (-14,14 poin).

Adapun tiga sektor saham yang pelemahannya paling tipis adalah Properti dan Real Estate dengan penyusutan sebesar -0,01 persen, sektor Perdagangan sebesar -0,40 persen, dan sektor Keuangan sebesar -0,38 persen.

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp2,68 triliun, terutama pada saham Bumi Resources (Tbk) (BUMI), Lippo Karawaci (Tbk) (LPKR), dan Telekomunikasi Indonesia (Persero) (Tbk) (TLKM).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,08 triliun, khususnya pada saham Smartfren Telecom (Tbk) (FREN), Kalbe Farma (Tbk) (KLBF), dan Media Nusantara Citra (Tbk) (MNCN).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR