KOMISI PENYIARAN INDONESIA

Indeks kualitas siaran televisi nasional menurun

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis saat wawancara dengan Beritagar.id di ruang kerjanya, Gedung Sekretariat Negara Lantai VI, Jalan Gajah Mada Nomor 8, Jakarta, Kamis siang (28/9/2016).
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis saat wawancara dengan Beritagar.id di ruang kerjanya, Gedung Sekretariat Negara Lantai VI, Jalan Gajah Mada Nomor 8, Jakarta, Kamis siang (28/9/2016). | Satrio Aristianto /Beritagar.id

Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI menyatakan, kualitas siaran program televisi Indonesia mengalami penurunan di periode Juli-September 2018.

Kualitas program siaran yang didasari atas Hasil Survei Indeks Kualitas Program Siaran Televisi Periode III itu hanya mencapai nilai rata-rata 2,81 dari standar yang ditetapkan sebesar 3 poin.

Skala pengukuran indeks kualitas program menggunakan skala 4 sehingga standar indeks kualitas program TV ditetapkan 3. "Publik membutuhkan tayangan mendidik, informasi bermutu yang menuntun mereka ke arah lebih baik," kata Ketua KPI Pusat,Yuliandre Darwis dalam pengantar survei dikutip Beritagar.id, Rabu (12/12/2018).

Yuliandre mengatakan, indeks kualitas program siaran periode tiga itu merupakan yang terendah sepanjang survei yang dilakukan sejak awal 2018. Pada periode I, yakni Januari-Maret, rata-rata indeks mencapai nilai 2,84. Serta, di periode II, April-Juni, mencapai rata-rata nilai 2,87.

Ada 8 kategori siaran program, yaitu wisata dan budaya; religi; talkshow; berita; siaran anak; variety show; sinetron; dan infotainmen. Pada survei sekarang, KPI tak memasukkan kategori siaran komedi.

Masing-masing kategori itu memiliki indikator. Misalnya, program berita indikatornya antara lain keberagaman, pengawasan, faktualitas, akurasi,keadilan, kepentingan publik, tidak berpihak, serta relevansi.

Adapun program infotainmen indikatornya adalah informatif; menghormati kehidupan pribadi; menghormati nilai kesukuan, agama, ras dan golongan; menghormati nilai dan norma kesopanan dan kesusilaan; menghormati orang dan kelompok tertentu; tidak bermuatan kekerasan; keberimbangan; dan menghormati narasumber.

Yuliandre mengatakan, kategori program siaran yang konsisten berada di atas standar indeks yang ditetapkan KPI sebesar 3,00 yakni program wisata dan budaya; religi; dan talkshow.

Sedangkan, program selalu berada di bawah standar nilai 3,00 antara lain program sinetron, variety show, dan infotainmen. Program siaran yang fluktuatif nilai indeksnya adalah siaran anak dan berita.

Berdasarkan hasil dari survei 2018 periode III, kategori program siaran wisata dan budaya memperoleh nilai 3,27; religi 3,13; talkshow 3,03; berita 3,01; program siaran anak 2,92; variety show 2,58; sinetron 2,28; dan infotainmen 2,20.

Dalam kategori berita, sebagian besar lembaga penyiaran telah memenuhi standar berkualitas dengan indeks kualitas program siaran berita. Indeks tertinggi dicapai oleh TVRI sebesar 3,37 diikuti posisi berikutnya KompasTV 3,15, dan SCTV 3,08.

Indeks program berita itu berbeda dengan program infotainmen. Tidak ada satu pun lembaga penyiaran yang mencapai indeks lebih dari 3 berdasarkan kategori infotainmen itu. Indeks tertinggi hanya sebesar 2,51 yang diperoleh NET., diikuti oleh iNewsTV dengan indeks 2,30 dan RTV dengan indeks 2,23.

KPI menggelar survei bekerja sama dengan Universitas Sumatera Utara Medan, Universitas Andalas Padang, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Universitas Padjadjaran Bandung, dan Universitas Diponegoro Semarang.

Ada juga Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Universitas Tanjungpura Pontianak, Universitas Udayana Denpasar, Universitas Hasanuddin Makassar, serta Universitas Pattimura Ambon.

Penelitian ini bersifat evaluasi terhadap kualitas isi program siaran televisi yang dilakukan oleh panelis ahli. Survei periode III tahun 2018 melibatkan 120 panelis ahli di 12 kota.

Panelis ahli harus mengetahui dan bisa menilai program siaran televisi. Satu syarat panelis adalah aktif menonton televisi, sekurangnya 20 jam per minggu dengan durasi menonton minimal selama 2 jam 30 menit dalam satu hari.

Hasil survei kualitas program siaran televisi periode Juli-September 2018 yang digelar Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
Hasil survei kualitas program siaran televisi periode Juli-September 2018 yang digelar Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). | KPI /KPI
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR