PEMERINTAH DAERAH

Infografik: Operan sampur ngibing di DPRD DKI

Akhir Agustus DPRD 2019-2024 dilantik. Masih adakah sisa waktu DPRD lama untuk memilih wagub pengganti Sandiaga Uno?
Akhir Agustus DPRD 2019-2024 dilantik. Masih adakah sisa waktu DPRD lama untuk memilih wagub pengganti Sandiaga Uno? | Antyo® /Beritagar.id

Ada wajah baru dalam DPRD DKI Jakarta 2019-2024 yang akan dilantik 26 Agustus nanti. Wajah itu adalah delapan legislator dari Partai Solidaritas Indonesia, partai bentukan 2014 yang baru tahun ini ikut pemilu.

Akan tetapi dengan maupun tanpa PSI, para legislator itu berkemungkinan akan mendapatkan sampur ngibing dari pendahulu: mengurusi calon wakil gubernur tinggalan DPRD sebelumnya.

Hal itu akan terjadi jika para pendahulu tak mampu menetapkan wagub pengganti Sandiaga Uno, yang mengundurkan diri Agustus tahun lalu.

Sudah setahun provinsi pemuja warna jingga ini tak punya wagub. Ada kemacetan di DPRD. Nasib dua bakal calon dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkatung-katung. Gerindra tak segera membereskan masalah.

Sementara PDI Perjuangan, sebagai penduduk mayoritas kursi, dalam posisi duduk manis: resminya tak ada kerugian maupun keuntungan soal cawagub.

Tinggal dua pekan

Waktu tinggal dua pekan. Gubernur DKI Anies Baswedan Ahad lalu di Jakarta bilang, "Jadi kita harap Pansus menyelesaikan tugasnya segera. Dan para pimpinan Pansus harus bertanggung jawab karena anggota Dewan yang lain tentu menunggu hasil pansus." Pansus adalah panitia khusus.

Adapun Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi kemarin (13/8/2019) mengatakan, pemilihan wagub mungkin tak dapat diselesaikan oleh DPRD sekarang. Semua pihak sedang sibuk.

"Sekarang tanyakan ke dua parpol deh, jangan tanya (saya) saja," elak Prasetio.

Tentang pemunduran seleksi, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo dapat menerima jika wagub diurus DPRD baru.

Sedangkan Sekretaris Jenderal Gerindra, Andre Rosiade, menjamin partainya mendukung bakal cawagub dari PKS.

Akan tetapi dia mengingatkan, "PKS harus lebih intens berkomunikasi dengan parpol lainnya. Baik pertemuan informal, ngopi bareng ataupun pertemuan rutin."

Lempar masalah

Jadi, di mana masalahnya? Anggota Pansus dari fraksi PDIP Gembong Warsono menyebut proses pemilihan Wagub DKI Jakarta bisa selesai dalam tiga hari.

Sejak lama ramai tersiar, PKS dan Gerindra tak kunjung sepakat. Dalam istilah Gembong di lain kesempatan, "Sebetulnya bukan ketidaksepakatan tapi masih adanya perbedaan pandangan."

Lantas dia bilang, "Yang punya hajat mereka berdua, kita hanya mengamini aja. Kalau mereka berdua sudah salaman, ya tugas saya aminkan gitu."

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR