PANGGUNG TITIAN

Jakarta Fashion Week 2018 bakal diramaikan kolaborasi

Dewi Fashion Knights di Jakarta Fashion Week (28/10/2017).
Dewi Fashion Knights di Jakarta Fashion Week (28/10/2017). | Tasya Simatupang /Beritagar.ID

Jakarta Fashion Week (JFW) akan segera dilangsungkan. Pekan mode yang telah memasuki tahun ke-11 penyelenggaraannya ini menjanjikan tontonan baru bagi para penikmat mode.

Acara yang akan diselenggarakan di Senayan City, 20-26 Oktober 2018 tersebut tahun ini akan banyak menekankan hasil kolaborasinya dengan sejumlah partisipan lewat proses audisi. Mulai dari model, penata rias, hingga perancang busana.

Hal ini dilakukan, sebab menurut Lenni Tedja, selaku Direktur Jakarta Fashion Week, tak akan ada tema khusus yang diusung.

"Tahun lalu ada tema karena JFW merayakan ulang tahun ke-10. Tahun ini tidak ada tema tapi akan lebih banyak kolaborasi," paparnya saat jumpa pers di FashionLink Senayan City, Jakarta, Selasa (24/9).

Adapun kolaborasi yang dimaksud misalnya dengan penampilan busana dari ritel Matahari yang bekerja sama dengan Disney. Tahun ini Matahari akan menampilkan koleksi mode yang mencakup busana perempuan, lelaki, dan anak-anak.

Kolaborasi yang dimaksud juga tak sebatas pada jenama besar. Ada juga banyak nama perancang muda seperti Rinda Salmun, Paulina Katarina, Tities Saputra, Auguste Soesastro, dan banyak lagi yang akan berkolaborasi dengan perancang lain yang lebih senior atau dengan penata rias.

Untuk itu, akan ada setidaknya 2.500 koleksi terbaru dari 180 desainer yang siap ditampilkan.

Menambah kemeriahan, audisi pun kembali dilakukan guna menyaring bakat-bakat baru yang menyegarkan. Dimulai dari pencarian model yang terbuka untuk umum. Tak hanya mengaudisi sosok yang akan melenggang di panggung dari agensi yang kerap bekerja sama, acara yang telah digelar tiga tahun berturut-turut itu membuka peluang bagi bakat-bakat baru.

Audisi yang bertajuk JFW Model Search ini dilaksanakan di empat kota di Indonesia, yakni: Surabaya (17-18 Maret 2018), Yogyakarta (24-25 Maret 2018), Medan (21-22 April 2018), dan Jakarta (2-3 Mei 2018). Ajang pencarian bakat ini dilakukan untuk mencari wajah-wajah baru dengan semangat yang baru pula untuk JFW 2018.

Nantinya, model-model ini juga akan berjalan dengan bersama dengan para seniornya di panggung.

Selain model, JFW juga memberlakukan sistem serupa untuk penata rias. Pencariannya dilakukan bekerja sama dengan merek tata rias lokal, Make Over. Kosmetik yang telah empat kali berkolaborasi dengan JFW ini telah berhasil menyaring 50 penata rias profesional dari sekitar 180 pendaftar.

Lalu, sebanyak 20 finalis yang berhasil lolos seleksi awal akan mendapatkan workshop dari Dhirman Putra, Marlene Hariman, dan Philipe Karunia sebagai juri. Dari sana akan disaring lagi delapan pemenang yang langsung mendapat pelatihan dari Qiqi Franky sebagai Head of Hair And makeup, sebelum akhirnya beraksi di balik panggung JFW.

Demikian juga dengan para perancang. Lomba Perancang Aksesori (LPA) dan Lomba Perancang Mode Menswear (LPM Menswear) saat ini sedang dalam tahap semifinal. Selain dapat tampilkan karya di JFW, nantinya para pemenang akan mendapat beasiswa singkat di Instituto Marangoni di Milan dan Florence, Italia.

JFW juga bekerja sama dengan beberapa partisipan dari Australia Embassy Jakarta, British Council, Japan Fashion Week Organization, Korea Creative Content Agency (Kocca), serta Korean Foundation for International Culture Exchange (Kofice) dari Korea Selatan, serta Fashion Design Council of India.

Untuk pertama kalinya, Pakistan, melalui Emerging Pakistan, akan bekerja sama dengan JFW. Emerging Pakistan adalah program dari Kementerian Perdagangan negara Asia Selatan tersebut untuk mempromosikan peluang investasi, impor, pariwisata, dan kerja sama lainnya.

Untuk mendukung acara tersebut, ada empat area di Senayan City yang akan dimanfaatkan untuk panggung peragaan busana dan pameran, yakni Fashion Tent yang dibangun khusus di samping mal, Fashion Atrium, FashionlinkX#Blckvnue, dan Fashionlink Showroom and Market.

Tahun lalu, acara yang digelar sejak 2007 ini sukses menggaet sekitar 50 ribu pengunjung. Tak ada target yang ditetapkan, tapi tahun ini JFW diharapkan menjadi ajang yang lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya dan mampu meraup lebih banyak lagi pengunjung.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR