PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR

Jembatan beton LRT Jabodebek jadi yang terpanjang di dunia

Sejumlah kendaraan bermotor melintas dengan latar belakang pembangunan 'longspan' atau bentangan beton panjang lintasan Light Rail Transit (LRT) di Kuningan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).
Sejumlah kendaraan bermotor melintas dengan latar belakang pembangunan 'longspan' atau bentangan beton panjang lintasan Light Rail Transit (LRT) di Kuningan, Jakarta, Kamis (7/11/2019). | Aditya Pradana Putra/ /Antara Foto

Proyek kereta ringan atau Light Rapid Transit (LRT) Jabodebek memasuki fase baru dengan pengecoran akhir bentang beton atau longspan jembatan di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019).

Menurut situs resmi LRT Jabodebek, pembangunan lintasan ini diklaim memecahkan dua rekor dunia yaitu untuk konstruksi longspan atau bentangan panjang tanpa pilar, serta untuk jembatan lengkung dari beton terpanjang untuk jalur kereta api.

Jembatan yang diresmikan ini bertipe U-Box Girder beton dengan radius lengkung 115 meter. Kemudian, panjang bentang utama 148 meter dan beban pondasi pengujian 4.400 ton. Sebelumnya, struktur yang sama sudah dibangun di jalan Tol JORR, kawasan Dukuh Atas dan jalan Tol Jagorawi.

Pengerjaan longspan pada proyek LRT itu, berlokasi di kawasan Kuningan, tepatnya pada persimpangan Jl. Rasuna Said dengan Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Penggarapannya dilakukan oleh BUMN konstruksi, PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk, Budi Harto, mengatakan di sepanjang lintasan LRT Jabodebek nanti terdapat 10 jembatan bentang panjang yang akan dibangun. Tiga diantaranya menggunakan U-Box Girder, dan 7 lainnya menggunakan Box Girder,

Ia menjelaskan jembatan bentang panjang itu dibangun untuk mengakomodir lokasi yang bersimpangan. Misalnya jika suatu lintasan harus menyeberang dari satu sisi jalan ke sisi yang lain. Maka harus dibuat longspan sehingga tidak mengganggu jalan di bawahnya yang sudah ada lebih dulu.

"Masalah yang paling umum terjadi adalah adanya sungai, kali, jalan raya atau jembatan yang melintang di sekitar lintasan LRT Jabodebek," ujar Budi dalam keterangannya, Senin (11/11/2019).

Menurutnya, sebelumnya di Jerusalem juga memiliki jembatan panjang namun secara teknik pembuatannya berbeda. Jembatan di Jarusalem memiliki struktur yang terbuat dari baja dan cable stayed, sedangkan longspan Kuningan menggunakan beton lengkung dan vertikal tendon pertama.

Progres pembangunan

Pekerja memasang rangka untuk konstruksi tiang pancang Light Rail Transit (LRT) Jabodebek di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (13/9/2019).
Pekerja memasang rangka untuk konstruksi tiang pancang Light Rail Transit (LRT) Jabodebek di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (13/9/2019). | Indrianto Eko Suwarso /Antara Foto

Pembangunan prasarana LRT Jabodebek secara keseluruhan sudah mencapai 66,79 persen (data terakhir Ditjen Perkeretaapian Kemenhub pada awal November 2019). Adapun rinciannya, Cawang-Cibubur 86,2 persen, Cawang-Kuningan-Dukuh Atas 58,3 persen dan Cawang-Bekasi Timur 60,5 persen.

Pekerjaan pada Lintas Pelayanan 1, direncanakan akan selesai paling awal dan akan menjadi sarana uji coba trainset dari kereta LRT Jabodebek yang yang diagendakan pada Juli 2019 nanti.

Menurut Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, proyek LRT Jabodebek akan menjadi kebanggaan Indonesia. Sebab, kebanyakan dari komponen kereta ini dibuat produk lokal. Selain itu ini merupakan salah proyek yang menantang. Terlebih, pembebasan lahan bukan hal yang mudah.

"Bebaskan tanah mungkin Bapak Ibu setengah mati di sini. Dua tahun, puluhan rapat kita adakan hanya untuk membahas pembebasan lahan. Belum lagi dari sisi teknologinya,” ungkap Luhut, Senin (11/11/2019).

Berdasarkan data dari laman lrtjabodebek.com, pembangunan LRT Jabodebek tahap 1 dengan 3 rute lintas pelayanan Cawang-Cibubur, Cawang-Dukuh Atas, dan Cawang-Bekasi Timur, menghabiskan total biaya konstruksi sekitar Rp22 triliun atau setara dengan Rp513,8 miliar per kilometer sepanjang 44,3 kilometer dengan struktur melayang.

Selain LRT Jabodebek, pemerintah juga membangun LRT Jakarta yang menghubungkan Kelapa Gading dengan Velodrome (Rawamangun) dengan total biaya konstruksi sekitar Rp5 triliun atau sebesar Rp1 triliun per kilometer sepanjang 5,8 kilometer dengan struktur melayang.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR