PILPRES 2019

Jokowi disokong menteri, Prabowo mainkan pakar

Pekerja menyiapkan panggung untuk debat kedua Calon Presiden Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (15/2/2019).
Pekerja menyiapkan panggung untuk debat kedua Calon Presiden Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (15/2/2019). | Aprillio Akbar /AntaraFoto

Calon presiden dari masing-masing kubu saling mematangkan persiapan materi jelang debat kedua, Minggu (17/2/2019) malam. Adapun tema yang diangkat pada debat kali ini adalah energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, dan infrastuktur.

Sebagai calon petahana, Joko "Jokowi" Widodo cukup pintar memanfaatkan jajaran menteri terkait untuk pendalaman materi. Tapi, Prabowo Subianto tak kehilangan akal. Sejumlah pakar yang ahli dalam bidang-bidang sesuai tema debat dipanggil ke kediamannya di Hambalang, Sentul, Bogor, untuk berdiskusi bersama.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Ace Hasan Syadzily menyebut jabatan menteri adalah politis. Maka, tidak ada pelanggaran yang muncul ketika para menteri-menteri itu memberikan asupan data yang berhubungan dengan materi debat kepada presidennya sendiri.

Apalagi, data yang dijabarkan para menteri ini bersifat terbuka, bisa diakses oleh publik dengan mudah. Sehingga tidak menjadi hal yang berlebihan jika menteri kabinet kerja ikut membantu persiapan petahana.

Sebaliknya, jajaran yang diwajibkan bersikap netral adalah birokrasi di bawah kementerian atau asisten sipil negara (ASN).

“Menurut kami, menteri memang seharusnya dapat mendukung dan memberi dorongan sepenuhnya kepada presiden, terutama kinerja yang selama ini dilakukan oleh para menteri itu sendiri,” kata Ace di Jakarta, Kamis (15/2/2019).

Beberapa menteri yang dikabarkan terlibat dalam pemberian materi di antaranya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Selain pendalaman materi dengan menteri, Jokowi juga sempat menggelar simulasi debat. dari penuturan Ace, simulasi dilakukan menyesuaikan format baru dalam debat. Jokowi bahkan telah menyiapkan lis pertanyaan untuk Prabowo.

“Pak Jokowi sudah sangat siap dengan debat kedua,” kata Ace, dalam detikcom, Minggu (17/2/2019).

Salah satu materi yang bakal jadi andalan Jokowi adalah kebijakan energi yang ramah lingkungan. Sebab, pertama kali dalam sejarah, Indonesia akhirnya memiliki pembangkit listrik tenaga angin. Selain itu, juga ada keberhasilan pembangunan bendungan yang selama 30 tahun terakhir tak mampu dibangun.

Selain pendalaman materi dengan menteri, Jokowi juga sempat menggelar simulasi debat. dari penuturan Ace, simulasi dilakukan menyesuaikan format baru dalam debat. Jokowi bahkan telah menyiapkan lis pertanyaan untuk Prabowo.

“Pak Jokowi sudah sangat siap dengan debat kedua,” kata Ace, dalam detikcom, Minggu (17/2/2019).

Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto menambahkan, tim khusus yang dibentuk tim pemenangan juga telah menyiapkan persiapan di luar pendalaman materi untuk Jokowi, seperti penampilan di panggung juga pemantapan penyampaian bahasan sesuai dengan durasi waktunya.

Berbeda dengan sebelumnya, pada debat kali ini para kandidat akan diberi waktu lebih lama dalam mengeksplorasi visi dan misi mereka. Pada debat pertama, pasangan calon diberi tiga menit dalam menyampaikan visi misinya. Durasi itu, atas masukan banyak pihak, dinilai sangat singkat dan kurang.

Terkait dengan persiapan calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Andre Rosiade mengaku sosok yang diusungnya itu tidak menggelar simulasi layaknya Jokowi.

Prabowo hanya sempat membuat forum diskusi bersama para pakar yang terkait dengan materi debat. Namun, Andre tidak menyebut dengan terperinci siapa-siapa saja pakar yang dimaksud.

“Minggu lalu beliau hanya melakukan workshop dengan para pakar di Hambalang,” kata Andre.

Menurut Andre, Prabowo tidak memerlukan simulasi lantaran latar belakang mantan Danjen Kopassus ini sebenarnya adalah aktivis serta pengusaha energi.

“Jadi beliau sangat memahami swasembada energi hingga pangan. Jadi kami rasa tidak perlu simulasi, cukup diskusi dengan pakar,” ujar Andre.

Juru Bicara BPN Sodik Mudjahid memastikan bahwa Prabowo telah siap menghadapi adu visi misi malam nanti. Bahkan, Prabowo disebut tidak perlu lagi dukungan wakilnya, Sandiaga Uno, sebagai penonton.

Untuk diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal memberlakukan sejumlah perubahan penyelenggaraan debat kedua malam nanti. Salah satunya termasuk tidak mewajibkan kehadiran calon wakil presiden.

Belum dapat dipastikan apakah Sandiaga Uno maupun Ma'ruf Amin--calon wakil presiden nomor 1--bakal hadir dalam barisan penonton nanti.

Selain tidak mewajibkan kehadiran cawapres, KPU juga telah menyiapkan satu segmen khusus dalam debat yang bisa digunakan bagi para calon presiden untuk menjawab pertanyaan dan menanggapi argumen lawan tanpa terpotong durasi.

Ekspektasinya, debat malam nanti bakal lebih dalam karena menghadirkan pemaparan visi dan misi para calon presiden ketimbang perang argumen pun pembelaan atas serangan-serangan yang bersifat pribadi.

Debat kedua bakal digelar di Hotel Sultan, Jakarta, mulai pukul 20.00 sampai 22.00 WIB. Adapun dua moderator yang bakal memandu acara malam nanti adalah Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR