Jokowi masuk lima besar pemimpin terpopuler di dunia

Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan kepada peserta Rakornas Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2016 di Istana Negara, Jakarta, Senin (18/1).
Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan kepada peserta Rakornas Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2016 di Istana Negara, Jakarta, Senin (18/1). | Widodo S. Jusuf /Antara Foto

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menempati posisi kelima dalam daftar pemimpin dunia dengan jumlah penggemar terbanyak (baca: terpopuler) di Facebook.

Hal tersebut termuat dalam hasil penelitian Twiplomacy, yang dirilis perusahaan public relations dan komunikasi internasional, Burson-Marsteller. Penelitian ini berdasar pada pengolahan data yang dilakukan pada Januari 2016, dengan melibatkan laman Facebook resmi milik 87 kepala negara, 82 kepala pemerintahan, dan 51 menteri luar negeri.

Dalam rilis yang diterima Beritagar.id (19/1/2016), laman Facebook Presiden Joko Widodo tercatat memiliki lebih dari 6 juta penggemar. Capaian itu hanya kalah dengan empat laman lainnya.

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama menjadi pemuncak daftar pemimpin terpopuler itu, dengan torehan lebih dari 46 juta penggemar.

Di posisi kedua ada laman pribadi Perdana Menteri India, Narendra Modi, yang memiliki sekitar 31 juta penggemar. Adapun laman institusional milik Modi, menempati urutan tiga, dengan torehan sekitar 10 juta penggemar. Peringkat keempat diduduki Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, yang jumlah penggemarnya melebihi angka 7,9 juta.

Bila skala para pemimpin ini diperkecil menjadi tingkat benua, Jokowi menempati posisi ketiga di antara para pemimpin Asia. Ia hanya kalah dari laman pribadi dan institusional milik Perdana Menteri India, Narendra Modi.

Sebagai catatan, Burson-Marsteller juga menekankan bahwa jumlah populasi di sebuah negara turut mendongkrak popularitas para pemimpin di Facebook. Lebih kurang, semakin besar populasi sebuah negara, kans pemimpinnya meraih banyak penggemar turut membesar.

10 Besar Pemimpin Dunia dengan Torehan Like Terbanyak (baca: terpopuler).
10 Besar Pemimpin Dunia dengan Torehan Like Terbanyak (baca: terpopuler). | Istimewa /Burson-Marsteller

Di sisi lain, meski masuk dalam daftar pemimpin terpopuler, Jokowi absen dalam sejumlah kategori berbeda yang juga menjadi fokus penelitian ini.

Misalnya dalam kategori "Most Effective World Leader 2015" yang merujuk pada rerata interaksi yang diterima dari penggemar. Pun demikian dalam kategori "Most Active World Leader 2015" yang disusun berdasar jumlah posting per hari.

Secara umum, Burson-Marsteller menyebut kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah kian memahami dan makin profesional dalam menggunakan jejaring sosial.

"Sebuah temuan yang menggembirakan dari penelitian ini adalah bahwa dalam hal materi yang mereka publikasikan, pemerintah-pemerintah tersebut mengedepankan kualitas dibandingkan kuantitas," demikian pernyataan Jeremy Gallbraith, CEO Burson-Marsteller Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.

Daftar Pemimpin Dunia Paling Aktif (Kiri). Daftar Pemimpin Dunia Paling Efektif (Kanan).
Daftar Pemimpin Dunia Paling Aktif (Kiri). Daftar Pemimpin Dunia Paling Efektif (Kanan). | Istimewa /Burson-Marsteller

Jokowi kalah populer dengan Prabowo

Sebagai informasi, Jokowi bukan tokoh politik dengan jumlah penggemar terbanyak di Facebook Indonesia. Hal itu bisa Anda temukan bila melongok data layanan penyedia statistik media sosial, SocialBakers.

Merujuk data itu, tokoh politik paling populer di Facebook Indonesia adalah Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang punya sekitar 9 juta pengikut. Jokowi dengan lebih dari 6 juta pengikut menguntit di posisi kedua. Adapun Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, menempati urutan ketiga dengan lebih dari 5,2 juta pengikut.

Namun, perlu diingat bahwa laman Facebook Prabowo jauh lebih dulu aktif. Laman itu sudah beraktivitas sejak 2008, saat dirinya akan diusung Gerindra menjadi salah satu kandidat dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009. Laman yang sama juga menjadi saluran kampanye Prabowo, ketika menjadi pesaing Jokowi pada Pilpres 2014.

Di sisi lain, Jokowi baru aktif melalui laman resminya (terverifikasi), setelah menjabat sebagai presiden. Pun laman Presiden Joko Widodo itu baru mendapat lencana verifikasi Facebook pada Juni 2015.

Sebagai pelengkap, berikut posting terakhir (20/1/2016) yang dibagikan tiga tokoh politik terpopuler di Facebook Indonesia.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR