Jokowi pantau evakuasi Aviastar


Tim Basarnas bersama TNI bersiap melakukan pencarian udara mengunakan pesawat Aviastar PK-BRS di Bandara Lagaligo Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (5/10). Pencarian hari ketiga pesawat Aviastar DHC6/PK-BRM yang hilang kontak pada hari Jumat (2/10) difokuskan di empat Kabupaten yakni Luwu Utara, Palopo, Luwu, dan Enrekang.
Tim Basarnas bersama TNI bersiap melakukan pencarian udara mengunakan pesawat Aviastar PK-BRS di Bandara Lagaligo Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (5/10). Pencarian hari ketiga pesawat Aviastar DHC6/PK-BRM yang hilang kontak pada hari Jumat (2/10) difokuskan di empat Kabupaten yakni Luwu Utara, Palopo, Luwu, dan Enrekang. | Sahrul Manda Tikupadang /ANTARA

Presiden Joko Widodo terus memantau proses evakuasi pesawat Aviastar. Menurut tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana, kepada detikcom, Presiden telah mendapatkan laporan serta memantau terus proses pencarian dan evakuasi korban Aviastar.

Senin (5/10) sore, pesawat itu ditemukan dalam kondisi hancur di Desa Ulu Satu, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Pesawat dengan tujuh penumpang dan tiga awak itu hilang kontak Jumat pekan lalu. Pesawat dengan nomor penerbangan MV 7503 terbang dari Bandara A Jemma Masamba, Luwu Utara ke Bandara Hasanuddin Makassar.

Kepala Basarnas (Badan SAR Nasional) FHB Sulistyo pagi ini sudah tiba di Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Soelistyo akan memimpin proses evakuasi korban jatuhnya pesawat Aviastar. Beberapa faktor menjadi penghambat proses evakuasi korban jatuhnya pesawat Aviastar. Salah satunya adalah cuaca dan medan lokasi. "Kendalanya itu pertama cuaca, lalu medannya," ujar Deputi Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas) Mayjen Heronimus Guru.

Koordinator Tim Gabungan Posko Induk Kabupaten Luwu, Aminnudin, mengatakan topografi lokasi jatuhnya pesawat bisa memperlambat proses evakuasi Tim Gabungan. Ini karena puing pesawat dan jenazah korban ditemukan pada wilayah yang belum terjamah manusia, di area pegunungan terjal di Latimojong, Luwu, Sulawesi Selatan. "Dari segi geografis, kesulitannya banyak. Wilayah pegunungan dan lokasi ditemukannya agak terjal dan sulit, karena itu hutan yang belum pernah terjamah," kata Aminnudin kepada CNN Indonesia, Selasa (6/10).

Rencananya, evakuasi sepuluh jenazah akan dilakukan hari ini dengan menggunakan empat helikopter. Sepuluh jenazah tersebut akan langsung dibawa ke Makassar, Sulawesi Selatan. "Kondisi pesawat sudah terbakar, pun jenazah. Jadi akan langsung dibawa ke Makassar," kata Aminnudin

Kapolda Sulselbar Irjen Pol. Pudji Hartanto mengatakan, informasi penemuan pesawat Aviastar PK-BRM/DHC6 berawal dari laporan masyarakat yang ikut bergabung dalam tim operasional Polres Luwu. Pudji yang dihubungi Liputan6 menuturkan, bangkai pesawat ditemukan dalam kondisi hancur di Desa Ulu Satu, sebagian jasad korban sudah dalam kondisi hancur.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, hilangnya pesawat Aviastar salah satunya diduga karena memotong jalur atau rute penerbangan yang seharusnya. "Kami akan mencabut izin penerbangan yang tidak disiplin, baik rute maupun kelayakan," kata Jonan, Minggu (4/10) malam, seperti dikutip Kompas.com . Rute penerbangan tersebut tidak sesuai aturan.

Direktur Utama PT Aviastar Mandiri Muhammad Sundoro membantah izin penerbangan Aviastar dicabut Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Namun dia mengakui adanya larangan pesawat jenis Twin Otter miliknya untuk tidak terbang sementara. "Sampai (sabtu) kemarin saya di Ditjen Perhubungan Udara belum ada (izin) kita dicabut. Cuma pelarangan. Twin Otter itu tidak boleh terbang sementara mungkin, ya," ujar Sundoro di Kantor Aviastar, Jakarta Timur, Ahad (4/10) kepada Liputan6.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR