KABINET BARU

Nama-nama di kabinet yang tidak berdering

DEBUTAN| Menteri yang kurang dikenal publik
DEBUTAN| Menteri yang kurang dikenal publik | Bagus Triwibowo /Beritagar.id

Jika Anda merasa asing dengan nama-nama anggota kabinet baru, jangan risau. Anda tidak sendiri. Dari 38 tokoh yang dipilih Presiden Jokowi tadi pagi, Rabu (23/10/19), ada belasan nama yang tak begitu dikenal, “tidak berdering” -- setidaknya di kalangan media.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, misalnya. Sebelum ditunjuk menjadi Mendag, politisi PKB ini jarang sekali dikutip media masa, kecuali untuk urusan olahraga anggar. Agus dua kali terpilih menjadi Ketua Umum Ikatan Anggar Seluruh Indonesia.

Selain mengurus anggar, Agus juga tercatat sebagai Direktur Utama PT Galangan Manggar Billiton, perusahaan yang mengoperasikan galangan kapal di Belitung Timur, berkongsi dengan anak perusahaan PT Timah Tbk.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah pernah ramai diberitakan sebagai calon Wakil Gubernur Jawa Tengah mendampingi Sudirman Said. Saat kampanye Pilkada Jateng, salah satu program andalan pasangan ini adalah pengembangan potensi sumber daya manusia melalui pendidikan di sekolah, pesantren atau panti asuhan.

Di dunia energi, Menteri ESDM Arifin Tasrif, juga kurang dikenal. Sebagai Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Arifin pernah mendampingi Menteri ESDM Ignatius Jonan bertemu pejabat pemerintahan Jepang.

Kala itu, Dubes Arifin dan Menteri Jonan mendorong Jepang agar ikut mengembangkan energi alternatif di Indonesia sekaligus meminta "saudara tua" melonggarkan persyaratan impor bagi produk sawit. Jepang merupakan pasar ekspor terpenting bagi produk palm kernel oil asal Indonesia.

Sama seperti Agus, Ida dan Arifin, nama Zainudin Amali juga tak begitu berdering. Namun setidaknya, politisi Golkar ini mengaku rajin nge-gym, dan melakoni berbagai jenis olahraga mulai dari sepakbola, voli, tenis meja, bulu tangkis, renang, lari, bersepeda, sampai main golf.

Sebagai anggota Komisi II DPR yang membidangi sekretariat negara, Zainudin dikutip media ketika mengingatkan Setneg agar tetap memelihara venue olahraga hasil warisan perhelatan Asian Games.

Sejumlah nama lain juga merupakan wajah baru di kabinet. Ada I. Gusti Ayu Bintang Darmawati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Denpasar, Bali, yang diangkat menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan anak.

Selain itu ada nama Johnny G. Plate, politisi Nasdem yang ditunjuk menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika; Juliari Batubara, politisi PDIP sebagai Menteri Sosial dan Edhy Prabowo (Gerindra) sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

Tidak mengapa, menjadi menteri memang tidak harus popular. Lima tahun lalu, Susi Pudjiastuti juga hanya dikenal di kalangan terbatas.

Siapa sangka, beberapa bulan setelah dipilih menjadi menteri, nama Susi melambung, dikenal sampai ke pelosok Nusantara. Susi bahkan menjadi ikon pemimpin perempuan yang tegas, berani, dan siap menenggelamkan siapa saja yang nakal.

Bukan mustahil, nama-nama asing yang Anda dengar tadi pagi, tidak lama lagi juga akan berdering keras seperti Bu Susi.

Catatan redaksi: judul telah diubah tanpa menghilangkan konteks artikel
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR