PILPRES 2019

Kartun: Amien Rais, dari people power ke platform power

Amien ingin porsi 45:55 untuk kubu Prabowo dan Jokowi. Yang ngebet rekonsiliasi itu Jokowi. Kalau cuma kursi ecek-ecek, dosa penyeberang dobel.
Amien ingin porsi 45:55 untuk kubu Prabowo dan Jokowi. Yang ngebet rekonsiliasi itu Jokowi. Kalau cuma kursi ecek-ecek, dosa penyeberang dobel. | Salni Setyadi /Beritagar.id

KURSI | Amien Rais lagi. Pria 75 tahun, yang ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional itu, pekan lalu (20/7/2019) di Jakarta bicara soal pembagian jabatan dalam koalisi dengan presiden terpilih Joko "Jokowi" Widodo.

Amien yang dulu gemar menyuarakan people power itu kini menggunakan istilah platform. Maka terlontarlah formula "platform 45:55". Angka 45 untuk kubu Prabowo. Sebuah opsi nan masuk akal menurut Amien.

Kalau cuma demi satu kursi ecek-ecek sebuah partai menyeberang ke Jokowi, Amien bilang itu aib, "Kemudian dosanya dua." Kalau rumus platform tak disepakati, lebih baik jadi opisisi.

Dia juga mengingatkan, "Yang ngajak rekonsiliasi, yang ngoyak kubu Prabowo itu kubu mana? Mereka to?. Katanya menang? Katanya nggak ada kecurangan, menang telak, ngapain ngajak-ngajak." Ngoyak dalam bahasa Jawa berarti mengejar.

Lalu dia lanjutkan, "Saya kira itu menunjukkan mereka tidak yakin. Menang urik. Urik itu curang. Kalau mereka itu menang ya sudah pesta pora di mana-mana, tapi ini ketemu (dengan Prabowo)."

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR