PELEMAHAN KPK

Kartun: KPK lemah, koruptor kian gagah dan bergairah

Ada tiga istilah "luar biasa" dalam UU KPK. Korupsi adalah kejahatan luar biasa. Untuk mengatasinya diperlukan cara dan lembaga yang tidak biasa.
Ada tiga istilah "luar biasa" dalam UU KPK. Korupsi adalah kejahatan luar biasa. Untuk mengatasinya diperlukan cara dan lembaga yang tidak biasa. | Salni Setyadi /Beritagar.id

JELAS | Jelas sudah kenapa ada saja pihak yang menginginkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak bertaring, bahkan kalau bisa ompong.

Korupsi adalah kejahatan luar biasa. Hal itu termuat dalam penjelasan UU tentang KPK:

  • "[...] tindak pidana korupsi tidak lagi dapat digolongkan sebagai kejahatan biasa melainkan telah menjadi suatu kejahatan luar biasa" (paragraf dua).
  • Lanjutan dalam paragraf yang sama, "Begitu pun dalam upaya pemberantasannya tidak lagi dapat dilakukan secara biasa, tetapi dituntut cara-cara yang luar biasa."
  • Lalu paragraf tiga dibuka dengan, "Penegakan hukum untuk memberantas tindak pidana korupsi yang dilakukan secara konvensional selama ini terbukti mengalami berbagai hambatan."
  • Lanjutannya, "Untuk itu diperlukan metode penegakan hukum secara luar biasa melalui pembentukan suatu badan khusus yang mempunyai kewenangan luas, independen serta bebas dari kekuasaan manapun...."

Para musuh KPK melakukan aneka manuver yang, ehm... (pinjam jargon pilpres): terstruktur, masif, dan sistematis.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR